Ini penyebab proses pendaftaran merek lambat

Rabu, 09 Oktober 2013 - 10:14 WIB
Ini penyebab proses...
Ini penyebab proses pendaftaran merek lambat
A A A
Sindonews.com - Sekretaris Ditjen Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Kementerian Hukum dan HAM Bambang Iriana Djajaatmadja mengatakan, ada beberapa hal yang menyebabkan proses pendaftaran merek di Ditjen HKI cukup lama.

Menurutnya, saat ini ada sekitar 50 ribu lebih produk yang sedang didaftarkan di Ditjen HKI. Namun, keterbatasan sumber daya manusia yang dimiliki pihaknya menjadi faktor utama.

"Saat ini sekitar puluhan ribu merek yang sedang kami tangani dan mungkin lebih dari 70 ribu merek hingga Desember 2013," kata dia dalam Workshop HKI bagi Wartawan di Park Hotel, Jakarta, Selasa (8/10/2013) malam.

Sementara, kata dia, pekerjaan tersebut saat ini hanya ditangani oleh 40 orang. Bahkan, ada yang cukup lama hingga dua tahun baru selesai. "Kalau satu orang dalam satu hari untuk bisa 10 merek susah, harus browsing ke sana, ke mari," ujar Bambang.

Menurut dia, banyaknya yang mendaftarkan merek ini dikarenakan biaya pendaftaran ini tidak mahal, hanya Rp600 ribu dalam tiga jenis barang.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya hanya akan mengakui merek sebuah produk jika belum terdaftar secara resmi dan akan mengakui merek yang terlebih dahulu mendaftar ke Ditjen HKI. "Jadi, kita tidak akan mengakui sebuah merek kecuali merek itu terdaftar," ujarnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Piyu Padi Reborn Sebut...
Piyu Padi Reborn Sebut Dirjen HKI Tak Paham Soal Royalti Musik
Pelanggar Hak Cipta...
Pelanggar Hak Cipta Bisa Dipidana Meski Pembuat Karya Belum Dapat Sertifikasi HKI
Orisinalitas Kunci Karya...
Orisinalitas Kunci Karya Mendapat Pelindungan Hak Cipta
MK Kabulkan Sebagian...
MK Kabulkan Sebagian Uji Materi UU Hak Cipta
Dirjen KI Kemenkumham:...
Dirjen KI Kemenkumham: Trio Warkopi Langgar Hak Cipta Warkop DKI
Piyu, Armand Maulana,...
Piyu, Armand Maulana, dan Ariel Sampaikan Pandangan dalam RDPU RUU Hak Cipta
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
7 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
8 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
8 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
8 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
8 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
9 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved