Harga minyak di Asia masih tertekan

Rabu, 09 Oktober 2013 - 11:01 WIB
Harga minyak di Asia...
Harga minyak di Asia masih tertekan
A A A
Sindonews.com - Harga minyak di perdagangan Asia masih lemah, di bawah bayang-bayang upaya mengakhiri shutdown pemerintah Amerika Serikat (AS) yang telah memicu kekhawatiran default utang.

Kontrak utama New York, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November, turun satu sen di angka USD103,48 per barel pada perdagangan pagi. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk November turun 16 sen menjadi USD110,00 per barel.

"Ada sedikit perubahan dalam fokus di bagian depan minyak, dimana stand-off anggaran AS terus memberikan tekanan pada harga," kata Desmond Chua, analis pasar CMC Markets, Singapura, seperti dilansir AFP, Rabu (9/10/2013).

Shutdown parsial pemerintah AS memasuki hari kesembilan, Presiden Barack Obama menyatakan, pihaknya tidak akan menyerah terhadap tuntutan Partai Republik melakukan pemotongan aturan kesehatan sebelum mereka setuju dengan anggaran baru dan menaikkan batas pinjaman negara.

Namun, pihaknya akan menerima kesepakatan jangka pendek untuk menaikkan plafon utang dan membuka kembali pemerintah, sebuah langkah yang secara efektif akan menunda krisis selama beberapa pekan.

Kegagalan menjelang batas waktu 17 Oktober, berarti pemerintah tidak akan mampu membayar tagihan atau membayar utang, yang menyebabkan default. Dimana para analis telah memperingatkan kondisi ini bisa mengirim perekonomian dunia kembali dalam resesi.

"Investor sangat menyadari bahwa resolusi masih tergantung pada Kongres (Dewan Perwakilan Rakyat ), yang tetap menemui jalan buntu," ujar Chua.

Dealer juga akan memantau rilis laporan mingguan persediaan minyak AS, dengan perkiraan stok sebesar 1,4 juta barel, menurut survei Dow Jones Newswires.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
19 menit yang lalu
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
36 menit yang lalu
Begini Hasil Pertemuan...
Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas
56 menit yang lalu
Chatib Basri: Tugas...
Chatib Basri: Tugas Menteri Keuangan Sebetulnya Gampang! Potong, Naikkan, Pinjam
1 jam yang lalu
Dirut Himbara Dikumpulin...
Dirut Himbara Dikumpulin Dasco Bersama Mensesneg, Bahas Apa?
2 jam yang lalu
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved