Tingkatkan investasi, Hatta temui Presiden Korsel

Jum'at, 11 Oktober 2013 - 14:11 WIB
Tingkatkan investasi,...
Tingkatkan investasi, Hatta temui Presiden Korsel
A A A
Sindonews.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa dan beberapa jajaran menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II bertemu dengan Presiden Korea Selatan Park Geun-hye di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Jumat (11/10/2013).

Dalam pertemuan yang diinisiasi antara Kamar Dagang Indonesia (Kadin) dan Kamar Dagang Korea Selatan tersebut, pemerintah menyambut usaha kedua negara untuk memperdalam kerja sama dan bisnis, terutama di sektor strategis seperti energi, infrastruktur, pertanian, pertahanan, dan industri kreatif.

Hatta juga menyoroti peningkatan arus investasi dan teknologi dari Korsel pada beberapa tahun terakhir ini. Termasuk pendirian pabrik ban oleh Hankook, integrasi industri baja oleh KS-POSCO, dan rencana investasi Lotte Chemical.

"Kami yakin bahwa investasi dari Korea akan berlanjut sehingga meningkatkan pengembangan ekonomi di Indonesia. Hal ini ditingkatkan melalui posisi strategis Indonesia sebagai negara dengan ekonomi terbesar di wilayah dan pintu gerbang ASEAN," ujar Hatta dalam kesempatan tersebut.

Dia juga menyebut keuntungan yang mampu didapatkan apabila perusahaan-perusahaan Korea Selatan melakukan investasi di Indonesia.

"Terutama investasi dalam proyek Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI)" imbuhnya.

Perdagangan antara Indonesia dan Korea mengalami peningkatan lebih dari 20 persen sepanjang lima tahun terakhir. Ekspor Indonesia ke Korea pada semester pertama 2013 ini menyentuh angka USD5,8 juta.

Pertemuan hari ini juga akan menjadi momentum bagi kedua negara untuk menetapkan target perdagangan sebesar USD50 juta pada 2015 dan USD200 juta pada 2020.

Acara tersebut juga akan dilanjutkan pada Indonesia-Korea Business Forum. Dalam Forum Korea dan Indonesia akan ditandatangani sejumlah perjanjian (MoU), termasuk di dalamnya MoU proyek IPP PLTU Tebo 200 Mega Watt, proyek Bahan Bakar Kayu Pellet di Papua Barat, dan proyek Rel Kereta Apo di Sumatera Selatan.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hubungan Dagang 2 Musuh...
Hubungan Dagang 2 Musuh Utama Amerika Kian Lengket: Tembus Rp244,7 Triliun
Melihat Sudut Pandang...
Melihat Sudut Pandang China ke Indonesia, Mitra Dagang Terbesar dalam 1 Dekade
RI-Bangladesh Sepakati...
RI-Bangladesh Sepakati Kerja Sama Dagang Rp4,53 Triliun
Mengembalikan Persahabatan...
Mengembalikan Persahabatan Indonesia-Rusia
Jepang Garap 6.794 Proyek...
Jepang Garap 6.794 Proyek di Indonesia, Airlangga Sambut Peluang Kerja Sama Baru
Indonesia dan China...
Indonesia dan China Dorong Kerja Sama Investasi dan Perdagangan
Berita Terkini
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
8 menit yang lalu
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
1 jam yang lalu
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
1 jam yang lalu
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
10 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
11 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
11 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved