Pandangan Dahlan soal keuangan BUMN dinilai tak mendasar

Rabu, 16 Oktober 2013 - 11:54 WIB
Pandangan Dahlan soal...
Pandangan Dahlan soal keuangan BUMN dinilai tak mendasar
A A A
Sindonews.com - Pandangan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan yang menganggap jika kekayaan BUMN merupakan kekayaan negara, maka utang BUMN juga menjadi utang negara dinilai tidak mendasar.

Peneliti Pusat Kajian Keuangan Negara (Pusaka Negara), Adi Prasetyo mengatakan, pandangan tersebut tidak mendasar karena setelah penyertaan modal negara diberikan kepada BUMN, maka pengelolaan perusahaan diserahkan sepenuhnya kepada BUMN yang bersangkutan.

"Menurut hemat saya, itu adalah pernyataan yang tidak mendasar. Sebab, setelah penyertaan modal negara diberikan kepada BUMN, maka pengelolaan perusahaan diserahkan sepenuhnya kepada BUMN yang bersangkutan, termasuk jika ada persoalan utang-piutang," katanya.

Selain itu, dia juga menilai adanya konspirasi tersembunyi dengan adanya gugatan UU Keuangan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Di mana, pemohonnya adalah Forum Hukum BUMN. "Ada sebuah konspirasi dan agenda tersembunyi yang ingin melepas BUMN sepenuhnya kepada mekanisme pasar," ujarnya.

Menurutnya, dengan jumlah suntikan dana yang besar kepada BUMN, sudah seharusnya kekayaan BUMN yang merupakan kekayaan negara digunakan untuk kemakmuran rakyat.

"Ini sebagai tindakan campur tangan negara dalam sebuah sistem ekonomi Pancasila. Negara tidak boleh melepas begitu saja ke pasar," tegasnya.

Untuk informasi, sejak 2007 sampai 2012, pemerintah telah mengucurkan dana untuk penyertaan modal negara sebanyak Rp39,7 triliun. Selain itu, pada 2012, pemerintah juga menyuntikan dana segar guna Penyertaan Modal Negara sebesar Rp7,6 triliun.

Dana sebesar itu diberikan kepada PT Penjamin Infrastruktur Indonesia, PT Asuransi Kredit Indonesia, Perum Jamkrindo, PT SBSN IV, PT SBSN V, PT Dirgantara Indonesia, PT Sarana Multi Infrastruktur, PT PAL, PT Pindad, PT Industri Kapal Indonesia, dan PT Garam.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dahlan Iskan: Ada 30...
Dahlan Iskan: Ada 30 BUMN Mati, tapi Tak Bisa Dikuburkan karena Politik
Cerita Dahlan Iskan,...
Cerita Dahlan Iskan, Batuk dan Defisit Vitamin D Setelah Positif COVID-19
Tanggapi Dahlan Iskan,...
Tanggapi Dahlan Iskan, Bos HK Beberkan Penyebab Kinerja BUMN Karya Berdarah-darah
Dahlan Iskan Meraba...
Dahlan Iskan Meraba Penyebab BUMN Karya Merugi, Sebut Bunga Bank Tinggi
Buku Akhlak Untuk Negeri...
Buku Akhlak Untuk Negeri Disebut Personifikasi Erick Thohir, Dahlan Iskan Tebar Pujian
Dahlan Iskan: Banyak...
Dahlan Iskan: Banyak BUMN Sudah Jadi Mayat Hidup Tapi Belum Dikubur
Berita Terkini
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
38 menit yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
56 menit yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
10 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved