Harga minyak di Asia turun akibat profit taking

Kamis, 17 Oktober 2013 - 12:55 WIB
Harga minyak di Asia...
Harga minyak di Asia turun akibat profit taking
A A A
Sindonews.com - Harga minyak di perdagangan Asia hari ini turun, karena investor melakukan aksi ambil untung (profit taking) menanggapi kesepakatan 11 jam Kongres Amerika Serikat (AS) yang menghentikan shutdown dan menaikkan plafon utang negara.

Namun, kekhawatiran tetap menyelubung karena kesepakatan - yang memperpanjang otoritas pinjaman Treasury AS sampai 7 Februari - hanya tindakan sementara dan masalah bisa muncul kembali dalam beberapa bulan mendatang.

Kontrak utama New York, minyak West Texas Intermediate ( WTI ) untuk pengiriman November, turun 12 sen menjadi USD102,17 per barel pada perdagangan sore. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Desember, merosot satu sen menjadi USD110,58 per barel.

Para analis mengatakan perhatian sekarang akan bergeser ke bagaimana Amerika Serikat - ekonomi terbesar di dunia - mengatasi kerusakan dari kebuntuan yang telah menyebabkan penutupan sebagian pemerintahan.

"Kongres masih terasa pahit, di mana Republik berdebat atas pengeluaran dan pajak yang rendah. Intinya, kebijakan fiskal tetap akan menjadi hambatan pertumbuhan," ujar Bank DBS Singapura, seperti dilansir dari AFP.

Hal senada juga diungkapkan Phillip Futures. Mereka melihat RUU Senat hanya tindakan sementara. "Ini berarti bahwa ekonomi AS dan pasar keuangan mungkin harus menghadapi ancaman shutdown pemerintah dan default utang yang sama pada tiga bulan ke depan," jelasnya dalam komentar pasar.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Petani Sawit Tagih Bukti...
Petani Sawit Tagih Bukti di Balik Klaim Sukses DSI Tutup Gap Harga Ekspor
3 menit yang lalu
Danantara Puji Transformasi...
Danantara Puji Transformasi Digital Jasa Marga Tollroad Command Center
14 menit yang lalu
Tumbuh Bersama GrabModal:...
Tumbuh Bersama GrabModal: Dari Rumah Kontrakan, Mama Khas Banjar Kini Punya Belasan Karyawan
25 menit yang lalu
Ingin Masuk di Pasar...
Ingin Masuk di Pasar Global? Pakar Ungkap Kunci Brand Indonesia Bisa Mendunia
26 menit yang lalu
IHSG Sesi Siang Terjun...
IHSG Sesi Siang Terjun Bebas 1,75% ke 6.204, Transaksi Tembus Rp10,4 Triliun
43 menit yang lalu
HWB Serang Resmi Diluncurkan...
HWB Serang Resmi Diluncurkan Besok , Harga Mulai dari Rp101 Juta
47 menit yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved