KKP targetkan produksi ikan 20 juta ton tahun depan

Minggu, 20 Oktober 2013 - 11:55 WIB
KKP targetkan produksi...
KKP targetkan produksi ikan 20 juta ton tahun depan
A A A
Sindonews.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah menetapkan target produksi ikan pada 2014 sebesar 20,05 juta ton.

Target tersebut terdiri dari perikanan tangkap sebesar 6,08 juta ton dan perikanan budidaya sebesar 13,97 juta ton. Komoditi udang dan tuna masih menjadi tumpuan untuk target produksi.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C Sutardjo mengartakan, KKP juga menargetkan pencapaian angka pertumbuhan PDB perikanan 2014 sebesar 7,25 persen atau naik 0,77 persen dari tahun sebelumnya.

Sharif menjelaskan, target tersebut tidak terlepas dari pencapaian positif target 2013. "Apalagi, program industrialisasi kelautan dan perikanan dengan pendekatan blue economy yang dicanangkan KKP menunjukkan perkembangan positif," kata dia dalam rilisnya, Minggu (20/10/2013).

Tercatat, nilai ekspor perikanan semester I/2013 mencapaiUSD1,97 juta dengan volume 621,7 ribu ton. Data ini berarti terjadi kenaikan produksi ikan 4,2 persen dan untuk volume perdagangan naik 5,3 persen.

Menurutnya, komoditi udang masih menjadi primadona ekspor dengan menyumbang 36,7 persen atau USD723,6 juta. Sedangkan negara tujuan ekspor masih tertuju pada negara AS, Jepang, Uni Eropa dan China.

"Dari data ini berarti nilai perdagangan produk perikanan surplus USD1,78 miliar atau naik 3,5 persen dari tahun sebelumnya," jelasnya.

Dia mengatakan, untuk mendukung target tersebut, KKP telah menyiapkan berbagai program yang secara langsung mendukung pencapaian target. Diantaranya program peningkatan daya saing perikanan melalui produktivitas, efesiensi, kualitas produk dan nilai tambah.

Sementara, untuk permodalan, KKP dengan beberapa institusi terkait telah melakukan pembahasan masalah pembiayaan dan akses permodalan, termasuk mengenai infrastruktur kelautan dan perikanan. Serta ketiga, sinergi hulu-hilir yang menyangkut masalah tata niaga dan akses pasar.

"KKP juga manargetkan, Nilai Tukar Nelayan/Pembudidaya Ikan diharapkan akan menyentuh angka 112, termasuk tingkat konsumsi ikan dalam negeri harus mencapai 38 kg per kapita," ujarnya.

Selain kinerja membaik, kata Sharif, untuk penanganan kasus seperti kasus penolakan ekspor hasil perikanan per negara mitra bisa ditekan di bawah 10 kasus.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Disrupsi Data Perikanan
Disrupsi Data Perikanan
Menteri KKP Kasih Bocoran...
Menteri KKP Kasih Bocoran 3 Potensi Investasi ke Pelaku Usaha
Kadin Gelar Halalbihalal...
Kadin Gelar Halalbihalal dengan KKP, Bahas Tantangan Sektor Kelautan dan Perikanan
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Berita Terkini
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
6 menit yang lalu
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
28 menit yang lalu
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
8 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
9 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
10 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
10 jam yang lalu
Infografis
Siap-siap, Iuran BPJS...
Siap-siap, Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik Tahun Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved