Wall Street ditutup datar menjelang laporan pekerjaan

Selasa, 22 Oktober 2013 - 08:54 WIB
Wall Street ditutup...
Wall Street ditutup datar menjelang laporan pekerjaan
A A A
Sindonews.com - Saham-saham di Bursa Wall Street pada perdagangan Senin waktu setempat ditutup mendatar karena kekhawatiran pelaku pasar menjelang rilis data pekerjaan Amerika Serikat (AS) September, yang sempat tertunda karena penutupan aktivitas (shutdown) pemerintah AS.

Selain itu, juga dipicu aksi ambil untung pelaku pasar menyusul mulainya laporan keuangan emiten. Adapun, saham McDonald Corp (MCD.N)turun 0,6 persen menjadi USD94,59 setelah melaporkan pendapatan yang meleset dari estimasi dan memperingatkan bahwa penjualan Oktober relatif datar.

Sementara saham Netflix (NFLX.O) naik 11 persen setelah laba bersih perusahaan meningkat menjadi USD32 juta dibanding periode yang sama tahun sebelumnya USD8 juta, menyusul meningkatnya jumlah pelanggan mencapai 1,3 juta pada September. Saham Texas Instruments Inc (TXN.O) juga naik 0,3 persen setelah pendapatan perusahaan mengalahkan perkiraan.

"Anda bisa melihat beberapa aksi ambil untung setelah bursa melonjak ke level tertinggi pada pekan lalu. Anda juga bisa melihat aksi lepas saham hari ini atau besok karena melemahnya data jumlah pekerjaan," kata Presiden Mitra Platinum Uri Landesman seperti dilansir Reuters, Selasa (22/10/2013).

Indeks Dow ditutup terkoreksi setelah saham McDonald Corp (MCD.N) jatuh setelah prospek kuartal keempat lemah. Sedangkan saham Apple Inc (AAPL.O) berhasil reli setelah seorang broker melakukan upgrade, sehingga mendongrak indeks Nasdaq.

Pada perdagangan semalam, indeks Dow Jones turun 7,64 poin atau 0,05 persen ke 15.392,01; indeks S&P 500 Index naik 0,14 poin atau 0,01 persen ke 1.744,64 dan Nasdaq naik 5,77 poin atau 0,15 persen ke 3.920,05.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
11 menit yang lalu
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
1 jam yang lalu
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
11 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
11 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
11 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
12 jam yang lalu
Infografis
Penyebab 85 Juta Pekerjaan...
Penyebab 85 Juta Pekerjaan yang Terancam Musnah Tahun Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved