Kerugian harga minyak di Asia meluas

Selasa, 22 Oktober 2013 - 11:14 WIB
Kerugian harga minyak...
Kerugian harga minyak di Asia meluas
A A A
Sindonews.com - Harga minyak mentah Amerika Serikat (AS) pada perdagangan di Asia hari ini berada di bawah USD100, karena investor melihat kenaikan tajam stok energi diikuti kegiatan kilang yang lambat.

Dilansir dari Economic Times, Selasa (22/10/2013), kontrak utama New York, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November, turun 21 sen menjadi USD99,01 per barel pada perdagangan pertengahan pagi, memperpanjang penurunan setelah tenggelam ke posisi terendah dalam tiga bulan. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Desember naik sembilan sen menjadi USD109,73 per barel.

Departemen Energi AS (DoE) melaporkan, persediaan minyak mentah naik 4 juta barel dalam pekan yang berakhir 11 Oktober, jauh lebih tinggi dari perkiraan kenaikan 1,7 juta barel yang diproyeksikan analis.

Kenaikan stok menunjukkan melemahnya permintaan di ekonomi dan konsumen minyak terbesar di dunia itu, menempatkan tekanan pada harga. Laporan mingguan yang diawasi ketat biasanya dilepaskan setiap Rabu, ditunda karena penutupan sementara (shutdown) pemerintah AS selama 16 hari.

Pada Rabu (23/10/2013), DoE akan melaporkan data untuk pekan yang berakhir 18 Oktober.

Vanessa Tan, analis investasi Phillip Futures, Singapura mengatakan, pemeliharaan musiman kilang ditambah dengan pergerakan di jalur pipa sekitar Cushing, Oklahoma, titik pengiriman untuk komoditas WTI, membantu mendorong peningkatan stok.

"Surplus pasokan minyak dalam waktu dekat membantu membebani harga tetapi beberapa dukungan datang dari ekspektasi bahwa Fed AS tidak akan mengurangi pembelian aset sehingga program pelonggaran kuantitatif akan mendukung permintaan minyak," ujarnya.

Investor juga menunggu rilis data non-farm payrolls AS, Selasa (22/10/2013) waktu setempat. Angka-angka tersebut juga tertunda karena shutdown, yang memberikan petunjuk tentang keadaan ekonomi AS.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
15 menit yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
17 menit yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
27 menit yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
1 jam yang lalu
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
1 jam yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
1 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved