Penjualan ban tubeless semakin dominan

Rabu, 23 Oktober 2013 - 13:38 WIB
Penjualan ban tubeless...
Penjualan ban tubeless semakin dominan
A A A
Sindonews.com - Penggunaan ban tubeless di kalangan pengguna sepeda motor semakin meningkat. Ban tubeless lebih sering digunakan ketimbang ban tube type dikarena fungsionalitas dan keamanannya lebih baik.

Hal ini diamini Agung Yunardi, Senior Manager MD Planet Ban, di sela-sela peluncuran ban Michelin Pilot Street Ring 14, Rabu (23/10/2013).

"Saat pertama kali membuka Planet Ban dua tahun yang lalu, penjualan ban tubeless hanya mencapai 30 persen dari total penjualan per tahun. Sekarang persentasenya justru terbalik yang tubeless mencapai 70 persen sedangkan tube type hanya 30 persen," ujar Agung.

Berdasarkan catatan tersebut, dia memrediksi ke depannya pabrikan motor akan menjadikan ban motor tubeless sebagai ban motor standar. Apalagi saat ini banyak motor-motor yang dilempar ke pasaran sudah menggunakan velg berpalang (alloy wheel) ketimbang jari-jaring (spoke wheel).

Menurutnya, meski harga ban tubeless lebih mahal ketimbang ban tube type, penggunaan ban tubeless semakin dipilih oleh konsumen karena oleh faktor keamanan dan faktor perawatan yang jauh lebih masuk akal.

"Harga antara ban tube type dengan ban tubeless memang ada selisih Rp50 ribu. Namun ketika digunakan ban tube type lebih membutuhkan biaya perawatan yang lebih tinggi. Mulai dari ban yang lebih mudah getas, ban dalam yang bocor halus hingga terkena ranjau paku. Sepanjang pengalaman saya, pengguna ban tube type setahun bisa tiga kali mengganti ban dalam dan ini tidak murah," jelas dia.

Agung mengatakan Planet Ban terus melakukan pengembangan toko. Pada tahun ini mereka menargetkan pembangunan 140 dealer di Jawa dan Bali.

"Per Oktober kita sudah menambahkan 33 outlet. Penyebarannya di wilayah Barat yakni Jakarta dan Bandung sebanyak 80 outlet. Wilayah Timur yakni Jawa Tengah dan Bali sebanyak 30 outlet. Sampai akhir tahun kami berusaha menambah 30 outlet lagi," terangnya.

Untuk 2014, Agung mengatakan, akan ada 300 outlet Planet dimana sebanyak 160 outlet akan difokuskan di wilayah Sumatera. "Umumnya ada di kota-kota besar di Sumatera," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Upayakan Pertumbuhan...
Upayakan Pertumbuhan Baru, Michelin Umumkan Strategi Perusahaan untuk 2030
3 Keunggulan Ban Michelin...
3 Keunggulan Ban Michelin BFGoodrich, Bisa untuk LCGC hingga MPV!
Bersaing di Industri...
Bersaing di Industri Otomotif Indonesia, Hyundai Buka Pusat Distribusi Spare Part
AkiraBack Steak dan...
AkiraBack Steak dan AkiraBack Bar Hadirkan Pengalaman Kuliner Kelas Michelin Star di Jakarta
Jepang Komitmen Investasi...
Jepang Komitmen Investasi Sektor Otomotif di Indonesia
Chef Berbintang Michelin...
Chef Berbintang Michelin Edoardo Pellicano-Ismaya Kolaborasi Eksklusif di Charkoal
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
33 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
48 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
Penjualan Mobil Anjlok,...
Penjualan Mobil Anjlok, Volkswagen akan Produksi Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved