Pengamat: Bank BUMN harus terbuka

Sabtu, 26 Oktober 2013 - 12:18 WIB
Pengamat: Bank BUMN...
Pengamat: Bank BUMN harus terbuka
A A A
Sindonews.com - Pengamat pasar modal dan perbankan, Deni Daruri meminta bank badan usaha milik negera (BUMN) melakukan keterbukaan infomasi kepada publik.

Hal ini menyusul kasus penyuapan terhadap pejabat tiga bank BUMN oleh Diebold Inc, perusahaan penyedia mesin ATM terbesar di Amerika Serikat (AS).

"Sekarang sudah sangat jelas bahwa pengadilan AS telah menyatakan Diebold melakukan suap, jadi harusnya Bank Indonesia (BI), BPK dan KPK cepat tanggap untuk melakukan internal audit terhadap bank-bank milik negara yang seringkali tidak terbuka," ujar Deni, Sabtu (26/10/2013).

Dia menambahkan, bahwa BPK harus mulai "pelototi" secara internal bagaimana sistem perbankan bank-bank BUMN sehingga akan ada keterbukaan informasi dan verifikasi yang jelas. "Kalau perlu Dirjen BUMN disadaplah telponnya oleh KPK", tegasnya

Menurut Deni, upaya pemeriksaan bank milik negara harus terus ditindaklanjuti, sehingga jika ada hal-hal lain yang tidak sesuai atau janggal bisa cepat ditemukan dan bank khususnya milik negara tidak gampang melakukan penyimpangan
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hati-Hati, Nasabah Perbankan...
Hati-Hati, Nasabah Perbankan Rentan jadi Korban Kejahatan Social Engineering
Pertemuan Tahunan Perbankan...
Pertemuan Tahunan Perbankan Syariah 2024
Dana Nasabah Raib, Sistem...
Dana Nasabah Raib, Sistem Keamanan Perbankan Dipertanyakan
Lewat Media Dongeng...
Lewat Media Dongeng Perbankan, JMI Berikan Donasi Pendidikan Masyarakat Pesisir di SDN Tanjung Burung Kabupaten Banten
Bagaimana Kinerja Perbankan...
Bagaimana Kinerja Perbankan Dua Kuartal ke Depan?, Nih Hitung-hitungannya
Cermat Dalam Memilih...
Cermat Dalam Memilih Aplikasi Perbankan
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
5 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
5 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
6 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
7 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
7 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
8 jam yang lalu
Infografis
5 Bank BUMN Diguyur...
5 Bank BUMN Diguyur Rp200 Triliun, Segini Rincian Porsinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved