PT RAPP dukung penelitian gambut di area perusahaan

Sabtu, 26 Oktober 2013 - 19:04 WIB
PT RAPP dukung penelitian...
PT RAPP dukung penelitian gambut di area perusahaan
A A A
Sindonews.com - Sejumlah ilmuan dari 15 negara melakukan penelitian gambut di Pelalawan Riau. Ini bertujuan untuk mencari tahu bagaimana pengolahan lahan gambut di perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI).

Di pilihnya Riau sebagai lokasi penelitian karena gambut terhampar luas di daerah berjuluk 'Bumi Lancang Kuning' ini. Mereka melakukan penelitian di salah satu perusahaan HTI, PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) di Pelelawan.

Direktur PT RAPP Mulia Nauli mengatakan, pihaknya selalu terbuka untuk berdiskusi dan menerima masukan dari para akademisi. "Dengan hasil ini kita semua bisa menilai bahwa kampanye negatif oleh LSM asing mengenai gambut Indonesia tidak sepunuhnya benar. Pengolahan gambut tergantung kita bisa mengelolanya dengan baik. Jadi, gambut tidak hanya membuat emisi gas rumah kaca, tetapi bisa juga karbonnya diserap," ujarnya, Sabtu (26/10/2013).

Dalam kesempatan itu, para peneliti melihat dan mempelajari teknologi water management. Kemudian pengelolaan hutan tanaman di lahan gambut, pintu air otomatis (automatic watergate), serta fasilitas pembibitan di Estate Pelalawan PT RAPP.

"Dari penelitian kita, ternyata gambut bisa untuk HTI kayu akasia. Kita lihat pengolahan gambut di PT RAPP baik. Jadi intinya HTI bisa berada di lahan gambut asal manajemen air (water managamen) dikelola dengan baik." kata Prof Ryusuke Hatano dari Hokkaido University, Jepang.

Hatano datang bersama 21 peneliti anggota ESAFS (The East and Southeast Asia Federation of Soil Science Societies) ke konsesi hutan tanaman RAPP usai menghadiri konferensi gambut internasional di Bogor, yang dihadiri lebih dari 300 ilmuwan tanah dan gambut dari 15 negara. Mereka berasal antara lain dari India, Banglades, India, Thailand, Jepang dan lainnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bank DKI Pimpin Sindikasi...
Bank DKI Pimpin Sindikasi Kredit Rp1,5 triliun untuk PT Oki Pulp and Paper Mills
Kolaborasi BPD Salurkan...
Kolaborasi BPD Salurkan Kredit ke Indah Kiat Pulp and Paper
PT RAPP Kirim 500 Ton...
PT RAPP Kirim 500 Ton Oksigen Medis Bantu Penanganan COVID-19 di Jawa
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Menhut Audit PT Toba Pulp atas Dugaan Penyebab Banjir Sumut
PT TPL Salurkan Sembako...
PT TPL Salurkan Sembako dan Air Bersih bagi Korban Banjir Bandang Samosir
Mangrove Terluas di...
Mangrove Terluas di Kepulauan Riau Jadi Wisata Andalan Natuna
Berita Terkini
Pertamina Pangkas 31...
Pertamina Pangkas 31 Anak Usaha Sepanjang Semester I 2026
2 jam yang lalu
Bukan Sekadar Rumah...
Bukan Sekadar Rumah Sudut, Ini Alasan Rumah Hoek Selalu Diburu
3 jam yang lalu
Sambangi RS IHC Perkebunan...
Sambangi RS IHC Perkebunan Jember Klinik, Komut Pertamina Tekankan Inovasi dan Empati
3 jam yang lalu
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
5 jam yang lalu
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
5 jam yang lalu
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
5 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved