Pendapatan AALI dari CPO dan kernel capai Rp8,3 T

Senin, 28 Oktober 2013 - 10:29 WIB
Pendapatan AALI dari...
Pendapatan AALI dari CPO dan kernel capai Rp8,3 T
A A A
Sindonews.com - PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) hingga kuartal III/2013 membukukan pendapatan dari penjualan minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan kernel mencapai Rp8,3 triliun.

Pendapatan perusahaan terbesar dikontribusi dari penjualan CPO sebesar Rp7,56 triliun. Namun, angka ini turun sekitar 1,69 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp7,69 triliun.

Berdasarkan laporan perseroan yang dipublikasikan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (28/10/2013) terungkap bahwa turunnya pendapatan dari jualan CPO karena turunnya harga rata-rata CPO dibanding periode yang sama 2012.

Adapun volume penjualan CPO hingga September 2013 tercatat sebanyak 1.105.754 ton dengan harga rata-rata Rp6.835/kilogram (kg), naik dibanding periode yang sama tahun 2012 sebanyak 993.729 ton, namun harga rata-rata terkoreksi 11,7 persen dibanding akhir September tahun lalu Rp7.739/kg.

"AALI mencatat kenaikan volume penjualan CPO sampai September meningkat 11,3 persen dari volume penjualan CPO per September tahun lalu," kata Investor Relations AALI Rudy Limardjo.

Volume penjualan CPO perseroan di dalam negeri tumbuh 12,1 persen menjadi 1,09 juta ton dibanding akhir September tahun lalu sebanyak 970.744 ton. Sementara, penjualan ekspor menurun 23,9 persen menjadi 17.500 ton dari periode yang sama tahun sebelumnya 22.985 ton.

Sebaliknya, pendapatan dari penjualan kernel per akhir bulan kesembilan tahun ini tercatat melonjak 28,78 persen menjadi Rp733,55 miliar dibanding akhir kuartal III/2012 sebesar Rp569,61 miliar.

Sama dengan harga CPO, harga rata-rata kernel juga menurun 21,7 persen dari Rp3.827/kg menjadi Rp3.088/kg. Kendati demikian, volume penjualan kernel meningkat sebesar 59,6 persen menjadi 237.547 ton dari periode yang sama tahun sebelumnya 148.839 ton.

Sementara itu, volume ekspor CPO Indonesia hingga Juni 2013 berdasarkan laporan Oil World meningkat sebesar 26,9 persen menjadi 10,97 juta ton dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 8,64 juta ton.

Hingga penghujung tahun ini, volume ekspor CPO Indonesia diperkirakan bisa naik 12,1 persen menjadi 21,4 juta ton dari 19,09 juta pada tahun lalu. Naiknya volume ekspor tersebut seiring membaiknya kinerja produksi CPO domestik, yang diprediksi naik 7,1 persen menajdi 28,80 juta ton.

Pada periode itu, India masih menjadi negara tujuan utama ekspor CPO Indonesia dengan menyerap sebesar 29,8 persen atau setara 3,27 juta ton dari total ekspor CPO Indonesia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gegara Ini, Laba Astra...
Gegara Ini, Laba Astra Agro Anjlok 56,22%
Kuartal I/2020, Astra...
Kuartal I/2020, Astra Agro Cetak Laba Bersih Rp371 Miliar
Ciptakan Astemic, Astra...
Ciptakan Astemic, Astra Agro Terus Menggali Potensi Pupuk Non Kimia
Soal Rencana Pemblokiran...
Soal Rencana Pemblokiran Pasokan ke Nestle, Begini Tanggapan Astra Agro
Astra Agro Tegaskan...
Astra Agro Tegaskan Komitmen Sustainability
Bantu Pendidikan Warga...
Bantu Pendidikan Warga Sekitar, PT ANA Lakukan Sejumlah Langkah
Berita Terkini
PT KCN Perkuat Peran...
PT KCN Perkuat Peran Pelabuhan Penyangga Saat Aktivitas Logistik di Tanjung Priok Meningkat
55 menit yang lalu
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
10 jam yang lalu
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
10 jam yang lalu
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
11 jam yang lalu
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
11 jam yang lalu
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
11 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved