SBY apresiasi pembahasan APBN 2014 dapat dituntaskan

Senin, 28 Oktober 2013 - 10:44 WIB
SBY apresiasi pembahasan...
SBY apresiasi pembahasan APBN 2014 dapat dituntaskan
A A A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan apresiasinya kepada jajaran pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) yang telah berhasil merampungkan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2014.

Apresiasi tersebut disampaikan khususnya kepada Menteri Keuangan (Menkeu) Chatib Basri, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Armida Alisyahbana, dan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, serta anggota DPR-RI.

“Hal ini sekali lagi menunjukkan semakin membaiknya mekanisme kerja antara Pemerintah-DPR RI terkait dengan pembahasan anggaran. Sehingga kita dapat mulai menjalankan tahun anggaran 2014 sesuai dengan rencana, program, dan skala prioritas pembangunan yang telah disepakati antara Pemerintah bersama dengan DPR-RI,” kata Staf Khusus Presiden (SKP) bidang Ekonomi dan Pembangunan, Firmanzah dikutip dari Situs Setkab, Senin (28/10/2013).

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pada Jumat (25/10/2013) lalu, DPR RI telah menyetujui dan menetapkan Rancangan Undang Undang (RUU) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2014 menjadi Undang Undang.

Anggaran belanja negara tahun 2014 ditetapkan sebesar Rp1.842,4 triliun yang terdiri dari belanja pemerintah pusat Rp1.249,9 triliun dan transfer ke daerah sebesar Rp592,5 triliun. Angka tersebut naik 6,74 persen atau Rp116,2 triliun dari APBN-P 2013 yang sebesar Rp1.726,2 triliun.

Belanja pemerintah pusat 2014 sebesar Rp 1.249,9 triliun ini meningkat 4,4 persen dibanding belanja pemerintah pusat 2013 sebesar Rp1.196,8 triliun. Begitu pula untuk belanja modal meningkat dari Rp192,6 triliun rupiah pada APBN-P 2013 menjadi Rp205,8 triliun di APBN-2014.

Sementara itu, pendapatan negara disepakati Rp1.667,1 triliun atau naik Rp 165,1 triliun (10,99 persen) dari APBN P 2013, terdiri dari penerimaan dalam negeri Rp1.665,7 triliun dan penerimaan negara bukan pajak Rp385,3 triliun.

Defisit anggaran disepakati sebesar Rp175,348 triliun (1,69 persen dari PDB) atau turun Rp48,85 triliun (21,7 persen) dari APBN-P 2013 yang sebesar Rp224,2 triliun. Pembiayaan defisit anggaran 2014 bersumber dari pembiayaan utang sebesar Rp185,1 triliun dan pembiayaan non-utang sebesar negatif Rp9,7 triliun.

Adapun asumsi makro yang telah disepakati Pemerintah dan DPR-RI adalah perrtumbuhan ekonomi sebesar 6 persen pada 2014, Inflasi 5,5 persen atau lebih tinggi dari pengajuan pada RUU APBN sebesar 4,5 persen, nilai tukar rupiah Rp10.500 per dolar Amerika Serikat, tingkat Suku Bunga Perbendaharaan Negara (SPN) untuk 3 bulan ditetapkan sebesar 5,5 persen, serta harga ICP minyak ditetapkan USD105, lifting minyak 870 ribu barel/hari, dan lifting gas 1.240 ribu barel/hari setara minyak.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR Bahas Laporan Keuangan Pemerintah dan RAPBN 2026
Pidato Presiden Tentang...
Pidato Presiden Tentang APBN Tahun anggaran 2025 di Sidang Paripurna DPR
Banggar DPR Setujui...
Banggar DPR Setujui Postur Terbaru RAPBN 2026, Belanja Negara Naik Rp56,2 Triliun
Alokasi Dana Pendidikan...
Alokasi Dana Pendidikan dalam RAPBN 2021 Harus Sentuh Pesantren Demi Pemerataan
RAPBN 2023, Ini 5 Fokus...
RAPBN 2023, Ini 5 Fokus Pemerintahan Jokowi
Disetujui DPR, Ini Asumsi-Asumsi...
Disetujui DPR, Ini Asumsi-Asumsi dalam RAPBN 2021
Berita Terkini
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
34 menit yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
2 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
2 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
2 jam yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
2 jam yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
3 jam yang lalu
Infografis
HBL Mantiri, Eks Panglima...
HBL Mantiri, Eks Panglima Komando di Timtim yang Dapat Pangkat Jenderal Kehormatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved