Dow dan S&P ditutup cetak rekor lagi
Rabu, 30 Oktober 2013 - 08:48 WIB
Dow dan S&P ditutup cetak rekor lagi
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Dow Jones dan S&P 500 berakhir di level tertinggi pada perdagangan Selasa waktu setempat setelah data ekonomi belum sesuai harapan, sehingga memungkinkan The Fed akan mempertahankan program stimulusnya selama beberapa bulan ke depan.
Rekor baru dua indeks utama itu juga ditopang relinya saham IMB (IBM.N) setelah perusahaan menyatakan akan melakukan pembelian kembali saham sebesar USD15 miliar. Saham IBM mendorong penguatan terbesar di indeks Dow dan S&P 500. Saham ini naik 2,7 persen menjadi USD182,12.
Sementara data ekonomi Amerika Serikat menunjukkan bahwa belanja konsumen naik pada September, namun tingkat kepercayaan konsumen anjlok pada Oktober menyusul kekhawatiran dampak dari penutupan aktivitas (shutdown) pemerintah parsial selama 16 hari.
Data juga menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi AS mengalami perlambatan dan The Fed akan melakukan pertemuan selama dua hari pada 29-30 Oktober 2013. Diharapkan The fed tidak akan mengubah kebijakan moneternya pekan ini karena masalah anggaran telah merugikan ekonomi AS.
"Para hantu pemangkasan anggaran tidak datang pada Halloween ini. Shutdown pemerintah mendorong pembahasan pemangkasan anggaran lebih jauh," kata Kepala Investasi Charles Schwab Corp Omar Aguilar seperti dilansir Reuters, Rabu (30/10/2013).
Semalam, indeks Dow Jones ditutup naik 111,42 poin atau 0,72 persen menjadi 15.680,35; indeks S&P 500 naik 9,84 poin atau 0,56 persen menjadi 1.771,95 dan Nasdaq naik 12,21 poin atau 0,31 persen menjadi 3,952.34.
Rekor baru dua indeks utama itu juga ditopang relinya saham IMB (IBM.N) setelah perusahaan menyatakan akan melakukan pembelian kembali saham sebesar USD15 miliar. Saham IBM mendorong penguatan terbesar di indeks Dow dan S&P 500. Saham ini naik 2,7 persen menjadi USD182,12.
Sementara data ekonomi Amerika Serikat menunjukkan bahwa belanja konsumen naik pada September, namun tingkat kepercayaan konsumen anjlok pada Oktober menyusul kekhawatiran dampak dari penutupan aktivitas (shutdown) pemerintah parsial selama 16 hari.
Data juga menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi AS mengalami perlambatan dan The Fed akan melakukan pertemuan selama dua hari pada 29-30 Oktober 2013. Diharapkan The fed tidak akan mengubah kebijakan moneternya pekan ini karena masalah anggaran telah merugikan ekonomi AS.
"Para hantu pemangkasan anggaran tidak datang pada Halloween ini. Shutdown pemerintah mendorong pembahasan pemangkasan anggaran lebih jauh," kata Kepala Investasi Charles Schwab Corp Omar Aguilar seperti dilansir Reuters, Rabu (30/10/2013).
Semalam, indeks Dow Jones ditutup naik 111,42 poin atau 0,72 persen menjadi 15.680,35; indeks S&P 500 naik 9,84 poin atau 0,56 persen menjadi 1.771,95 dan Nasdaq naik 12,21 poin atau 0,31 persen menjadi 3,952.34.
(rna)
Lihat Juga :