Perang mobil murah di POMA

Rabu, 30 Oktober 2013 - 16:16 WIB
Perang mobil murah di...
Perang mobil murah di POMA
A A A
Sindonews.com - Pertarungan produsen mobil Jepang di Pameran Otomotif Makassar (POMA) 2013 semakin panas dengan hadirnya mobil murah ramah lingkungan atau low cost and green car (LCGC).

Tidak hanya duet Toyota-Daihatsu yang memamerkan si kembar Agya-Ayla, tapi mobil besutan Suzuki, Karimun Wagon R juga hadir pada perhelatan otomotif terbesar di Indonesia Timur ini.

Kepala Wilayah Area Indonesia Bagian Timur (IBT) PT Astra International Tbk - Daihatsu Kroda Kalantara mengatakan, sejak kemunculannya, Astra Daihatsu Ayla mendapat respon positif dari masyarakat.

Dia optimis Makassar tetap menjadi pasar yang menjanjikan bagi pasar mobil murah mengingat pertumbuhan ekonomi daerah ini. Selain itu, berdasarkan hasil survei otomotif untuk mobil LCGC, Sulsel merupakan daerah yang animo masyarakatnya paling tinggi di Indonesia. Sehingga, pihaknya bakal terus menggenjot jualan LCGC Daihatsu Ayla.

"Kami yakni, Ayla mampu meng-create 15 persen market baru di wilayah ini dari total potensi market baru ayla yang diprediksi mencapai 6 juta unit seluruh Indonesia," kata Kroda di ajang POMA 2013 di gedung Celebes Convention Center, Rabu (30/10/2013).

Kroda menuturkan, khusus untuk Sulsel, dengan empat produsen mobil murah yang ada saat ini dipredikasi mampu memasarkan sampai 360 unit per bulan. Ayla optimis di posisi 30 persen atau sekitar 100 unit per bulan.

Sepanjang lima hari pameran, Daihatsu menargetkan membukukan surat pemesanan kendaraan (SPK) sebanyak 200 unit kendaraan. Di mana 50 persen atau 100 unit akan dikuasai oleh pasar Ayla.

Sementara, PT Megaputra Sejahtera selaku pemasaran Suzuki mobil area Sulawesi Selatan optimis selama pameran berlangsung lima hari, pihaknya akan membukukan 50 penjualan mobil murah Karimun Wagon R.

"Saat ini indent Suzuki sudah 50 unit padahal kami lounchingnya bulan depan. Dengan harga On the road Makassar Rp88 sampai Rp111 juta, kami optimis akan mampu melakukan penjualan hingga 60 unit per bulan," ungkap owner PT Megaputra Sejahtera, Andre.

Untuk Toyota, melalui POMA di targetkan Agya mampu terjual hingga 100 unit. Manager Marketing Kalla Toyota Nursalam dale mengatakan, inden Agya saat ini sudah mencapai 2000 an unit. Yang terdelivery ke konsumen sudah 400 unit.

"Kontribusi Agya memang targetnya cukup tinggi yakni mampu menyumbang 30 persen dari total penjualan di Kalla Toyota," ujarnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mobil Listrik Ancam...
Mobil Listrik Ancam Eksistensi LCGC, Harga Murah Tinggal Kenangan?
Sambut Diskon Akhir...
Sambut Diskon Akhir Tahun, Ini Harga Terlengkap Mobil LCGC 2022
5 Alasan Membeli Mobil...
5 Alasan Membeli Mobil LCGC di 2022
Napas Buatan untuk Mobil...
Napas Buatan untuk Mobil Rakyat: Insentif LCGC Diperpanjang di Tengah Penjualan yang Sekarat
Daftar Harga Mobil Murah...
Daftar Harga Mobil Murah yang Tak Lagi Murah: Rincian Lengkap LCGC Juli 2025
Alarm untuk Mobil Rakyat:...
Alarm untuk Mobil Rakyat: Penjualan LCGC Anjlok, Sinyal Bahaya Ekonomi?
Berita Terkini
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
17 menit yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
57 menit yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
1 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
2 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved