Sharp catat penurunan rugi bersih USD44 juta

Kamis, 31 Oktober 2013 - 18:16 WIB
Sharp catat penurunan...
Sharp catat penurunan rugi bersih USD44 juta
A A A
Sindonews.com - Produsen elektronik Jepang, Sharp melaporkan penyusutan rugi bersih pada semester pertama 2013 menjadi USD44 juta, berkat penjualan yang kuat dan pemotongan anggaran.

Dilansir dari Global Post, Kamis (31/10/2013), perusahaan berbasis di Osaka ini kehilangan 4,33 miliar yen (USD44 juta) pada periode April -September 2013, jauh lebih kecil dibandingkan kerugian 387 miliar yen pada tahun sebelumnya, karena mengalami restrukturisasi yang menyakitkan.

Sharp mencatat pendapatan operasi sebesar 33,82 miliar di babak pertama berkat lonjakan penjualan 21,5 persen dari tahun sebelumnya, menjadi 1,34 triliun yen.

Perusahaan juga mencatat kenaikan permintaan yang kuat pada produk layar liquid crystal display (LCD) yang digunakan di smartphone, komputer tablet serta panel surya.

Adapun penurunan kerugian didorong langkah pemotongan tenaga kerja dan pengurangan anggaran lain dengan mengekang belanja modal.

Perkirakan laba untuk setahun penuh hingga Maret 2014 tidak berubah. Mereka memperkirakan laba bersih setahun 5,0 miliar yen dan laba operasional 80 miliar yen, dengan penjualan diperkirakan tumbuh 8,9 persen, menjadi 2,7 triliun yen.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dorong Pelestarian Lingkungan,...
Dorong Pelestarian Lingkungan, Sharp Eco-Bition Hadir di Jakarta
Sharp Siap Kenalkan...
Sharp Siap Kenalkan 4 Produk Baru Canggih di CES 2023
Beli Smartphone dan...
Beli Smartphone dan Android TV Sharp, Bisa Nonton Vision+ Gratis
Nih, Alat Memasak Modern...
Nih, Alat Memasak Modern untuk Kaum Urban di Perkotaan
Sambut Bulan Ramadhan,...
Sambut Bulan Ramadhan, Sharp Indonesia Luncurkan ‘Lebaran Berkah’
Di Tengah Tekanan Ekonomi,...
Di Tengah Tekanan Ekonomi, Penjualan Sharp Indonesia Melesat
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
5 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
6 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
6 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
7 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
7 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
8 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved