BI pantau program pemberian hadiah bank

Minggu, 03 November 2013 - 17:55 WIB
BI pantau program pemberian...
BI pantau program pemberian hadiah bank
A A A
Sindonews.com - Maraknya tawaran hadiah dan undian yang dilakukan perbankan guna menarik dana simpanan nasabah menjadi perhatian Bank Indonesia (BI).

Kepala Divisi Assessment, Ekonomi, dan Keuangan BI Wilayah I Sulampua, Noor Yudanto mengatakan, ketatnya likuiditas membuat perbankan menjalankan program hadiah untuk menarik dana dari masyarakat.

"Program yang ditawarkan sejumlah perbankan, merupakan hal yang wajar sebagai strategi pemasaran dari bank yang bersangkutan. Namun, BI mengimbau kepada bank-bank untuk lebih terbuka dan transparan dalam struktur biayanya yang tercermin dalam suku bunga dasar kredit (SBDK)," katanya, Minggu (3/11/2013).

Menurutnya, secara persentase biaya yang dikeluarkan bank lewat program hadiah belum terlalu besar ketimbang jika harus "menanggung" kenaikan suku bunga yang misalnya naik satu persen.

Berdasarkan data BI, rasio keuangan bank per Juli 2013 juga masih dalam kisaran yang baik dalam artian rasionya tergolong rendah. Besarnya biaya operasional terkait dengan rasio keuangan bank atau yang biasa dikenal dengan rasio biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) relatif lebih rendah dari bulan sebelumnya. Indikatornya, semakin rendah rasio BOPO, maka rasio keuangan bank semakin baik.

Per Juli 2013, rasio BOPO bank umum di Indonesia 74,14 persen dengan biaya operasional Rp 202, 408 triliun dan pendapatan operasional Rp 273,011 triliun.

Rasio BOPO ini sedikit membaik dibandingkan dengan posisi Juni 2013 yang sebesar 74,66 persen atau jika dibandingkan dengan Mei 2013 yang mencapai 74,54 persen.

Per Juni 2013, biaya operasional bank umum mencapai Rp179,027 triliun, sedangkan pendapatan operasional Rp239,786 triliun. Per Mei 2013, biaya operasional sebesar Rp146,52 triliun, sedangkan pendapatan operasional sebesar Rp196,559 triliun.

Hanya saja, yang menjadi kekhawatiran BI adalah persaingan yang tidak sehat antara bank-bank besar dengan kecil. "Bisa-bisa bank kecil tidak kebagian. Tapi kalau dari historis selama ini, meski perbankan yang memiliki dana besar gencar menawarkan program undian, bank kecil juga tetap tumbuh. Artinya masyarakat juga punya referensi untuk memilih bank," jelasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hati-Hati, Nasabah Perbankan...
Hati-Hati, Nasabah Perbankan Rentan jadi Korban Kejahatan Social Engineering
Pertemuan Tahunan Perbankan...
Pertemuan Tahunan Perbankan Syariah 2024
Dana Nasabah Raib, Sistem...
Dana Nasabah Raib, Sistem Keamanan Perbankan Dipertanyakan
Lewat Media Dongeng...
Lewat Media Dongeng Perbankan, JMI Berikan Donasi Pendidikan Masyarakat Pesisir di SDN Tanjung Burung Kabupaten Banten
Bagaimana Kinerja Perbankan...
Bagaimana Kinerja Perbankan Dua Kuartal ke Depan?, Nih Hitung-hitungannya
Cermat Dalam Memilih...
Cermat Dalam Memilih Aplikasi Perbankan
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
7 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
8 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
8 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
8 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
8 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
9 jam yang lalu
Infografis
Anggoro Eko Cahyo, Dirut...
Anggoro Eko Cahyo, Dirut Baru Bank Syariah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved