Harga minyak di perdagangan Asia menguat

Senin, 04 November 2013 - 10:39 WIB
Harga minyak di perdagangan...
Harga minyak di perdagangan Asia menguat
A A A
Sindonews.com - Harga minyak di perdagangan Asia hari ini naik, karena para dealer menunggu data ekonomi AS yang bisa memberikan petunjuk bagi Federal Reserve (Fed) untuk mulai mengurangi program stimulus.

Kontrak utama New York, minyak West Texas Intermediate ( WTI ) untuk pengiriman Desember, naik sembilan sen menjadi USD94,70 per barel pada perdagangan pagi. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Desember, naik 25 sen menjadi USD106,16 per barel.

"Investor akan melihat data ekonomi AS pekan ini, terutama data pekerjaan yang menjadi indikasi apakah tapering akan maju hingga Desember," kata Desmond Chua, analis pasar CMC Markets Singapura, seperti dilansir dari AFP, Senin (4/11/2013).

Investor juga fokus pada produk domestik bruto (PDB) AS kuartal ketiga, yang akan dirilis Kamis (7/11/2013), serta data resmi payrolls untuk Oktober pada Jumat (8/11/2013).

Pasar minyak secara erat mengikuti perdebatan Fed untuk kembalinya skala stimulus USD85 miliar per bulan. Awal tapering (pengurangan pembelian obligasi) akan mendorong greenback, membuat harga minyak dalam dolar lebih mahal bagi negara-negara yang menggunakan mata uang lain.

Selain itu, investor juga memantau produksi minyak Libya, setelah perusahaan negara National Oil Corp (NOC) mengumumkan bahwa terminal Al-Harriga akan kembali beroperasi paling lambat pada Senin ini.

Terminal yang memiliki kapasitas 110.000 barel per hari itu telah ditutup bersama dengan beberapa terminal lain oleh demonstran yang menuntut pekerjaan dan distribusi lebih adil dari pendapatan minyak.

Produksi minyak mentah Libya telah terganggu selama beberapa bulan oleh pergolakan buruh, yang memangkas output 300.000 barel per hari, dari 1.500.000-1.600.000 sebelum showdown terjadi.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
2 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
3 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
5 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
5 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
5 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved