Ekonomi Jabar 2014 diprediksi lebih lambat

Rabu, 06 November 2013 - 16:20 WIB
Ekonomi Jabar 2014 diprediksi...
Ekonomi Jabar 2014 diprediksi lebih lambat
A A A
Sindonews.com - Anggota Dewan Pakar Forum Ekonomi Jawa barat (Jabar) Teti Armiati Argo mengatakan, melihat positioning perekonomian Jabar pada 2013, pihaknya pesimistis pertumbuhan ekonomi Jabar pada 2014 mampu melampaui nasional. Pertumbuhan ekonomi Jabar pada 2014 diprediksi di bawah espekstasi pertumbuhan ekonomi nasional antara 5,8-6,2 persen.

“Kemungkinan terburuk, ekonomi Jabar bisa melambat hingga 5,8 persen pada 2014. Ini akan menjadi pertumbuhan terburuk selama lima tahun terakhir,” kata Teti usai menjadi pembicara para Seminar Ekonomi Outlook 2014 di Hotel Horison, Rabu (6/11/2013).

Menurut dia, beberapa faktor yang mampu menghambat pertumbuhan ekonomi di kawasan ini yaitu insfrastruktur dan birokrasi perizinan yang berbelit-belit. Kedua faktor tersebut mempengaruhi minat investor menanamkan modalnya di Indonesia. Kondisi insfrastruktur serta perizinan yang rumit, berakibat pada melemahnya daya saing Jawa Barat.

“Iklim usaha di Jawa Barat bersaing dengan Negara lain atau daerah lainnya di Indonesia. Sedikit saja kurang menguntungkan investor, mereka hengkang dari Jawa Barat,” ujar dia.

Kondisi tersebut, lanjut dia, telah terjadi di beberapa kawasan industri di Jabar. Beberapa perusahaan telah merelokasi pabriknya ke Jawa Tengah atau ke negara lain di kawasan ASEAN seperti Vietnam.

Selain menjamin hambatan ekonomi pada insfrastruktur dan perizinan, pemerintah mesti membuat skema kebijakan untuk meningkatkan industri dalam negeri. Misalnya penguatan sektor rill serta menetapkan positioning produk Indonesi di kawasan Asean.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi Jawa Barat Melambat,...
Ekonomi Jawa Barat Melambat, PPKM Jadi Penyebabnya
Ekonomi Jabar Anjlok,...
Ekonomi Jabar Anjlok, Ridwan Kamil Minta Belanja Rutin Dimaksimalkan
Jawa Barat Diharapkan...
Jawa Barat Diharapkan Jadi Motor Pemulihan Ekonomi Nasional
Pulihkan Ekonomi Warga...
Pulihkan Ekonomi Warga Jawa Barat melalui JaFest 2021
Ekonomi Jawa Barat Melambat,...
Ekonomi Jawa Barat Melambat, Ini Kata Kepala BI
Pemerintah Cabut Izin...
Pemerintah Cabut Izin Operasional 58 Perusahaan di Jawa Barat
Berita Terkini
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
20 menit yang lalu
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
46 menit yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
52 menit yang lalu
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
1 jam yang lalu
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
1 jam yang lalu
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
1 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved