Indonesia butuh investasi berkualitas

Kamis, 07 November 2013 - 16:15 WIB
Indonesia butuh investasi...
Indonesia butuh investasi berkualitas
A A A
Sindonews.com - Kepala badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Mahendra Siregar mengatakan, Indonesia membutuhkan investasi berkualitas yang dapat memberikan manfaat pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

"Investasi berkualitas diperlukan untuk menciptakan keseimbangan makro, khususnya neraca berjalan serta penguatan fundamental pertumbuhan ekonomi jangka panjang," katanya di Forum Indonesia Investment Summit 2013, Hotel Ritz Carlton, Jakart (7/11/2013).

Karena itu, kata dia, investasi berkualitas tidak hanya melihat aspek besaran nilai yang ditanamkan, namun juga kesesuaian nilai tambah yang diciptakan untuk kebutuhan masa depan.

Atas perspektif itu, investor perlu melihat Indonesia tidak hanya sebagai pusat sumber daya dan pasar ritel, tapi juga basis bagi berbagai sektor industri maju. "Indonesia sendiri saat ini berada dalam kinerja yang positif," ucapnya.

Seperti diketahui, pertumbuhan perekonomian Indonesia pada triwulan III/2013 masih terbilang tinggi di level 5,6 persen. Adapun realisasi investasi periode ini sebesar Rp100,5 triliun, yang merupakan pertama kalinya melampaui ambang Rp100 Triliun.

Hal tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 22,9 persen jika dibandingkan dengan capaian periode yang sama pada 2012. Realisasi investasi triwulan III/2013 juga naik signifikan, yakni Rp18,7 triliun.

Jumlah itu naik 22,8 persen jika dibandingkan dengan capaian periode yang sama 2012. Sementara, realisasi investasi asing tercatat sebesar Rp 67 triliun, atau naik 18,9 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2012.

"Pemerintah telah melakuka berbagai upaya untuk meningkatkan kemudahan berinvestasi, serta tetap mempertahankan komitmen untuk mewujudkan iklim investasi di Indonesia yang mudah, ramah dan saling menguntungkan," pungkas Mahendra.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
CPI Rilis Dasbor Pembiayaan...
CPI Rilis Dasbor Pembiayaan Listrik, Soroti Lonjakan Investasi EBT
Bijak Memilih, Berikut...
Bijak Memilih, Berikut Tips Aman Berinvestasi di Aset Digital
Daftar 14 Investasi...
Daftar 14 Investasi Ilegal yang Distop Satgas Waspada Investasi
Korban Dugaan Investasi...
Korban Dugaan Investasi Bodong Tanyakan Kelanjutan Kasusnya ke OJK
Penipuan Investasi Bodong...
Penipuan Investasi Bodong Dengan Kedok Investasi Beras
Thong Guan Industries...
Thong Guan Industries Bhd Investasi di KIT Batang Jawa Tengah
Berita Terkini
Ketimpangan Makin Lebar,...
Ketimpangan Makin Lebar, 1,5% Populasi Menguasai hampir 50 Persen Total Kekayaan Dunia
35 menit yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Streamlining BUMN Transparan, Libatkan Kejaksaan Agung hingga BPK
1 jam yang lalu
IHSG Masih Berlari di...
IHSG Masih Berlari di Zona Hijau, Pagi Ini Bertengger pada Level 5.893
2 jam yang lalu
Daftar Lengkap Harga...
Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini usai Malas Bergerak di Rp2,6 Juta per Gram
2 jam yang lalu
Dulu Termiskin, Negara...
Dulu Termiskin, Negara Kecil Ini Mendadak Jadi Raja Minyak Baru Akibat Perang Iran!
3 jam yang lalu
Tekanan Jual Mulai Terkendali,...
Tekanan Jual Mulai Terkendali, IHSG Berpeluang Lanjutkan Rebound ke 6.000-6.050
4 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved