Harga minyak di Asia lebih tinggi

Jum'at, 08 November 2013 - 11:27 WIB
Harga minyak di Asia...
Harga minyak di Asia lebih tinggi
A A A
Sindonews.com - Harga minyak di perdagangan Asia hari ini naik, tetapi menghadapi tekanan atas kekhawatiran pasokan serta spekulasi Federal Reserve AS (Fed) yang mungkin akan mulai segera melancipkan program stimulus.

Kontrak utama New York, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember, naik 38 sen menjadi USD94,58 per barel pada perdagangan pertengahan pagi. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Desember, naik dua sen menjadi USD103,48 per barel.

Departemen Perdagangan AS mengatakan, ekonomi AS tumbuh pada tingkat tahunan sebesar 2,8 persen pada kuartal ketiga, jauh di atas 1,9 persen yang diproyeksikan para analis. Berita itu ditambahkan ke ekspektasi bahwa Fed akan mulai mengguncang skema pembelian obligasi USD85 miliar per bulan lebih awal dari yang diperkirakan.

Bank sentral sebelumnya mengatakan, setiap mundurnya skema - dikreditkan membantu menopang pasar ekuitas global - bergantung pada pemulihan ekonomi AS. Mata sekarang tertuju pada rilis data pekerjaan, Jumat waktu AS.

"Setelah PDB AS pada Q3 diumumkan 2,8 persen, investor masih tetap berhati-hati menjelang data pasar tenaga kerja," kata Vanessa Tan, analis investasi Phillip Futures, Singapura, dalam catatannya, seperti dilansir dari AFP, Jumat (8/11/2013).

"Data ekonomi akan memberikan petunjuk lebih lanjut tentang masa depan kebijakan moneter AS," tambahnya.

Sementara Brent tertekan pembicaraan antara Iran dan enam kekuatan dunia yang mengarah pada pencabutan sanksi yang melumpuhkan ekspor minyak mentah Republik Islam itu untuk program nuklirnya, yang Barat duga digunakan untuk membuat senjata. Teheran membantah klaim itu.

"Pembicaraan antara Iran dan kekuatan dunia lainnya untuk mengakhiri stand-off nuklir tampaknya berjalan baik dan ini membantu membebani Brent," jelas Tan.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
4 menit yang lalu
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
36 menit yang lalu
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
1 jam yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
1 jam yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
11 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
11 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved