Harga minyak di perdagangan dunia mixed

Jum'at, 08 November 2013 - 20:41 WIB
Harga minyak di perdagangan...
Harga minyak di perdagangan dunia mixed
A A A
Sindonews.com - Harga minyak di perdagang dunia bervariasi (mixed), dengan Brent rebound dari titik terendah dalam empat bulan dan minyak berjangka di New York jatuh menjelang rilis data utama pekerjaan AS.

Dilansir dari AFP, Jumat (8/11/2013), kontrak utama New York, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember, turun 15 sen menjadi USD94,05 per barel. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Desember, naik 40 sen menjadi USD103,86 per barel, setelah mencapai titik terendah dalam empat bulan sebesar USD102,98 kemarin.

Dealer memantau data pekerjaan AS yang akan dirilis hari ini, sebagai gambaran kekuatan ekonomi terbesar di dunia tersebut.

Data yang lebih baik dari perkiraan pertumbuhan ekonomi AS kemarin, akan mendukung ekspektasi pasar bahwa Fed akan segera memutar kembali stimulus.

Data resmi menunjukkan bahwa ekonomi AS tumbuh pada tingkat tahunan sebesar 2,8 persen pada periode Juli-September 2013, jauh di atas 1,9 persen yang diproyeksikan analis. Angka ini mewakili laju pertumbuhan terkuat dalam setahun.

Sementara minyak mentah Brent telah berada di posisi terendah dalam empat bulan, kemarin karena dolar melonjak terhadap euro setelah Bank Sentral Eropa (ECB) memangkas suku bunga utama ke rekor terendah sebesar 0,25 persen.

Hal ini membuat minyak mentah dalam denominasi dolar lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, sehingga mengurangi permintaan yang pada gilirannya mendorong harga lebih rendah.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
2 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
3 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
4 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
4 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
5 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved