Rupiah pekan depan masih akan tertekan

Sabtu, 09 November 2013 - 11:08 WIB
Rupiah pekan depan masih...
Rupiah pekan depan masih akan tertekan
A A A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pekan ini banyak mengalami tekanan, bahkan menurun drastis dikarenakan defisit neraca perdagangan. Kondisi tersebut diperkirakan akan berlanjut pada minggu depan.

Pengamat ekonomi, Niko Oemar mengatakan, rupiah di pasar spot merosot 0,68 persen selama sepekan ke Rp11.413 per dolar AS/USD. Kurs tengah Bank Indonesia (BI) juga mencatat rupiah melemah menjadi Rp11.404/USD dibanding pekan lalu.

Menurutnya, secara global pelemahan rupiah disebabkan kekhawatiran pasar bahwa stimulus AS akan dikurangi dalam waktu yang dekat. Dimana seperti diketahui ekonomi AS pada kuartal ketiga (Q3) 2013 tumbuh sebesar 2,8 persen.

"Pekan depan, rupiah masih akan tertekan. Ini karena buruknya neraca perdagangan, ditambah kekhawatiran pasar terhadap pengurangan stimulus AS yang akan membuat rupiah tertekan tipis," ujar Niko saat dihubungi Sindonews, Sabtu (9/11/2013). Dia pun memprediksi rupiah akan berada di kisaran 11.250-11.550.

Sementara pada akhir perdagangan Jumat (8/11/2013) sore, nilai tukar rupiah berakhir sama seperti Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), ditutup melemah. Posisi nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg di level Rp11.413/USD atau melemah 20 poin dibanding penutupan di hari sebelumnya Rp11.393/USD.

Data yahoofinance juga mencatat, mata uang domestik berada di level Rp11.418/USD, dengan kisaran harian Rp11.339-11.422/USD.

Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah kemarin sore berada di level Rp11.423/USD. Posisi tersebut terdepresiasi dibanding posisi pagi dan siangnya yang berada di level Rp11.393/USD. Adapun, posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, pada hari yang sama berada di level Rp11.404/USD atau melemah 15 poin dibandingkan penutupan sehari sebelumnya di level Rp11.389/USD.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
10 menit yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
24 menit yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
24 menit yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
37 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
50 menit yang lalu
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
1 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved