CIMB masuk 10 besar pasar modal Australia

Minggu, 10 November 2013 - 17:55 WIB
CIMB masuk 10 besar...
CIMB masuk 10 besar pasar modal Australia
A A A
Sindonews.com - Unit perbankan investasi CIMB di Australia bertindak sebagai penjamin dan pelaksana emisi efek untuk penempatan 91,5 juta saham Grup Fortescue Metals, produsen bijih besi keempat terbesar di dunia, dengan nilai transaksi A$503 juta (RM1,5 miliar).

Transaksi ini menjadi salah satu transaksi penempatan terbesar di Australia hingga saat ini di tahun ini. Dengan harga A$5,5 per saham, saham tersebut habis dipesan dalam tempo dua jam setelah pasar ditutup Kamis lalu.

Keberhasilan tersebut langsung mengangkat CIMB ke jajaran 10 besar di pasar modal saham Australia di 2013, dan kian memantapkan posisinya di peringkat 10 besar untuk bisnis layanan konsultasi akuisisi dan merger.

"Telah hampir satu tahun sejak kami meluncurkan operasional kami di Australia. Suksesnya pelaksanaan transaksi Fortescue merupakan bukti nyata tingginya prestasi dan kemampuan unit yang kami bentuk hanya dalam waktu sangat singkat. Salah satu nama dari ASEAN kini menduduki posisi 10 besar di sektor pasar modal saham (ECM) dan merger-akuisisi (M&A) di Australia, yang sangat kompetitif," jelas Dato' Sri Nazir Razak, Group Chief Executive, CIMB Group dalam rilisnya, Minggu (10/11/2013).

Dalam transaksi tersebut, total saham yang terjual mencapai sekitar 3 persen dari saham Fortescue yang dicatatkan di ASX, dan ini menunjukkan cukup tingginya permintaan dari kalangan lembaga investasi, baik di dalam maupun di luar negeri, meski saham perusahaan diperdagangkan dengan harga yang tinggi selama satu setengah tahun terakhir.

"Saham seperti Fortescue biasanya banyak menarik minat kalangan seperti perusahaan hedge fund dan superannuation di Australia. Dengan mengerahkan jaringan distribusi khusus, kami mampu menarik banyak investor dari luar negeri, terutama dari kawasan lain di Asia, dan hal ini sesuai dengan strategi kami untuk meningkatkan aliran modal dari Australia ke negara-negara Asia di luar ASEAN dan sebaliknya," tambah Head of CIMB Australia, Nick Rowe.

Dia melanjutkan, setelah rampungnya akuisisi unit usaha perbankan investasi RBS yang ada di Korea Selatan, Hong Kong, Taiwan, India dan Australia, CIMB terus memperbesar jaringan di seluruh Asia, dan ikut andil dalam menuntaskan sejumlah proyek penggalangan modal di berbagai negara Asia termasuk transaksi penawaran umum perdana saham Asia Pay TV Trust di Taiwan senilai S$1,9 miliar dan penawaran umum perdana saham Religare Health Trust dari India senilai S$510,7 juta di Singapura.

Unit perbankan investasi CIMB di Australia mulai beroperasi pada bulan November 2012 dan menawarkan jasa konsultasi perbankan investasi, jasa penggalangan dana di pasar modal dan saham, serta layanan kepialangan (broking) dan riset.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Literasi Investasi Saham...
Literasi Investasi Saham Berbasis Syariah
Pembukaan Perdagangan...
Pembukaan Perdagangan Dalam Rangka HUT ke-47 Pasar Modal Indonesia
Penghimpunan Dana di...
Penghimpunan Dana di Pasar Modal pada Juni 2023 Sebesar Rp154,13 Triliun
Kolaborasi untuk Menciptakan...
Kolaborasi untuk Menciptakan 1 Juta Investor Baru di Pasar Modal
AEI Rayakan HUT ke-37,...
AEI Rayakan HUT ke-37, Pasar Modal Indonesia Terus Tunjukan Penguatan
Alhamdulillah, Belajar...
Alhamdulillah, Belajar Analisis Fundamental Syariah GRATIS di Webinar MNC Sekuritas!
Berita Terkini
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
19 menit yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
56 menit yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
1 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
1 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
4 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
4 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved