Rupiah dibuka melemah tipis

Selasa, 12 November 2013 - 09:22 WIB
Rupiah dibuka melemah...
Rupiah dibuka melemah tipis
A A A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pagi hari melemah tipis di tengah menguat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan.

Posisi nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg pagi ini dibuka pada level Rp11.578/USD. Posisi ini terdepresiasi 15 poin dibanding penutupan hari kemarin di level Rp11.563/USD.

Sementara data yahoofinance juga mencatat, mata uang domestik hari ini berada di level Rp11.560/USD. Posisi pagi ini menguat 8 poin dibanding penutupan sore kemarin yang berada di level Rp11.568/USD.

Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, potensi pelemahan rupiah lantaran aksi tunggu yang dilakukan pelaku pasar valuta asing (valas) terhadap pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia perihal suku bunga acuan BI (BI rate).

"Sentimen dari jelang rilis BI rate turut membuat pelaku pasar di pasar valas bersikap wait and see. Di sisi lain, laju USD juga masih dalam kenaikan setelah memfaktorkan rilis kenaikan data nonfarm payrolls meskipun dari rilis unemployment rate menunjukkan kenaikan tipis dan consumer spending AS mengalami penurunan tipis," kata Reza, Selasa (12/11/2013).

Sepanjang hari, laju rupiah sendiri diproyeksikan akan bergerak pada rentang yang cukup panjang. "Rupiah di bawah target support Rp11.418. Rentang Rupiah terhadap USD berada pada kisaran Rp11.518-11.456 mengacu kurs tengah BI," kata Reza.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari kemarin berada di level Rp11.486/USD atau melemah 82 poin dibandingkan penutupan akhir pekan lalu di level Rp11.404/USD.

Sementara, IHSG dibuka berhasil menguat tipis 6,26 poin atau 0,14 persen ke level 4.448,31 dipicu positifnya Wall Street pada perdagangan semalam dan jelang pengumuman BI rate.

Nilai transaksi tercatat sebesar Rp26,05 miliar dengan 12,71 juta lembar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp1,11 miliar. Tercatat sebanyak 22 saham naik, 14 saham melemah dan 32 saham stagnan.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
22 menit yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
1 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
2 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
4 jam yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
5 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
7 jam yang lalu
Infografis
Rupiah Jeblok ke Level...
Rupiah Jeblok ke Level Terendah Sejak Krisis 1998
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved