Didukung sektor konsumer, Wall Street menguat

Kamis, 14 November 2013 - 08:51 WIB
Didukung sektor konsumer,...
Didukung sektor konsumer, Wall Street menguat
A A A
Sindonews.com - Indeks Dow Jones dan S&P 500 pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat ditutup berhasil menguat (rebound) didukung hasil kinerja Macy (MN), yang mengangkat saham konsumer dan membuat investor kembali masuk ke pasar.

Saham Macy naik 9,4 persen menjadi USD50,68 dan merupakan rekor penutupan tertinggi setelah retailer AS tersebut mengatakan bahwa promosi telah meningkatkan penjualan dan bisnis yang membaik menjelang musim liburan.

Sementara menguatnya Wall Street juga didukung pernyataan calon Gubernur The Fed yang baru, Janet Yellen. Dalam sambutannya Yellen mengatakan bahwa Bank Sentral AS memiliki lebih banyak pekerjaan yang harus dilakukaan untuk membantu perekonomian dan pasar tenaga kerja yang masih buruk.

Dia juga menyatakan bahwa pemangkasan stimulus mungkin bukan menjadi hal yang tepat untuk dilakukan saat ini. Perempuan pertama yang akan memimpin The Fed ini telah menjadi pendukung kuat program pembelian obligasi The Fed.

"Ini bukan pernyataan kebijakan atau lainnya, tapi saya pikir ini memberikan sinyal akan tetap dipertahankannya stimulus daripada harus melakukan hal sebaliknya yang mungkin akan memberikan reaksi terhadap pasar," kata Presiden Alan B. Lancz & Associates Inc Alan Lancz seperti dilansir Reuters, Kamis (14/11/2013).

Investor telah berspekulasi bahwa Fed bisa mulai mengurangi program pembelian obligasi pada awal Desember setelah data tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi AS yang kuat.

Semalam, indeks Dow Jones naik 70,96 poin atau 0,45 persen menjadi 15.821,63; S&P 500 naik 14,31 poin atau 0,81 persen menjadi 1.782,00 dan Nasdaq naik 45,66 poin atau 1,16 persen menjadi 3.965,58 .
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
37 menit yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
46 menit yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
2 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
Formula E Diharapkan...
Formula E Diharapkan Berdampak Positif Bagi Sektor Perekonomian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved