Dana pinjaman PIP untuk Bulukumba terkendala Ranperda

Senin, 18 November 2013 - 17:48 WIB
Dana pinjaman PIP untuk...
Dana pinjaman PIP untuk Bulukumba terkendala Ranperda
A A A
Sindonews.com - Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba melakukan peminjaman ke Pusat Investasi Pemerintah (PIP) senilai Rp83 miliar untuk pembangunan RSUD Bulukumba bakal terkendala pada rancangan peraturan daerah (ranperda). Pasalnya, hingga kini pemerintah belum membuat ranperda sebagai syarat mutlak sebelum masuk pembahasan APBD pokok.

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Bulukumba Mulyadi Mursali mengungkapkan, keinginan pemerintah melakukan peminjaman guna perbaikan gedung rumah sakit belum bisa dilakukan tahun ini. Sebab, ranperda sebagai syarat mutlak sudah tidak memungkinkan lagi dibuat mengingat waktu tinggal beberapa hari masuk 2014.

"Dalam ranperda ini mengatur alokasi dana untuk membayar pinjaman serta pemotongan DAU. Nah, kalau belum, maka Pemkab belum mampu meminjam senilai Rp83 miliar," ucap Mulyadi, saat memberikan pandangan umum PIP, Senin (18/11/2013).

Sekretaris Komisi B Zulkifli Saiyye mengaku, pihaknya tidak sepakat atas rencana Pemkab Bulukumba meminjam dana senilai Rp83 miliar untuk pembangunan dan pembelian alat kesehatan RSUD. Bahkan, yang perlu dilakukan pemerintah adalah memperbaiki sistem pelayanan yang selama ini dianggap masih buruk.

"Saat ini, pemkab belum bisa melakukan peminjaman. Yang perlu dilakukan adalah melakukan pembenahan pelayanan dan fasilitas dokter harus dipenuhi, karena percuma gedung bagus, tetapi pelayanan dibawa masih banyak dikeluhan pasien," jelas dia.

Dia menilai, perbaikan RSUD bisa dilakukan tanpa harus meminjam melalui PIP senilai Rp83 miliar, melainkan cukup dianggarkan lewat APBD pokok secara bertahap. Sebab, peningkatan APBD 2014 yang sudah mencapai angka Rp1 triliun dinilai mampu membiayai perbaikan gedungnya.

"Saya kira tanpa meminjam rehab RSUD bisa dilakukan, cukup dana dari APBD saja. Misalnya, tahun ini dialokasikan senilai Rp10 miliar lebih, kemudian tahun berikutnya kembali dianggarkan. Karena kalau meminjam akan menjadi beban bagi APBD daerah," kata legislator asal Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Ujung Bulu-Ujung Loe Bulukumba ini.

Sebelumnya, Bupati Bulukumba Zainuddin Hasan mengatakan, pihaknya menyepakati peminjaman dana pembangunan RSUD karena rehabilitasi gedung dan pembelian kelengkapan lainya sudah mendesak dilakukan. Kondisi rumah sakit sekarang dalam memberikan pelayanan yang maksimal dianggap tidak mampu lagi, sehingga peminjaman harus dilakukan.

"Ini karena hasil kerja pemkab, sehingga PIP siap membantu kami membangun RSUD Bulukumba. Apalagi, tidak semua daerah diberikan pinjaman. Ini satu kebanggaan bagi daerah kita," ucap dia.

Dia menyakini setelah perbaikan, maka kedepan warga Bulukumba tidak perlu lagi berobat hingga ke RSUD Bantaeng maupun ke Makassar, semua kekurangan fasilitas selama ini segera dilengkapi dengan dokter ahli dari masing-masing penyakit.

"Ini bagian dari peningkatan pelayanan. Dana sebesar Rp83 miliar akan dimaksimalkan dalam membangun rumah sakit kebanggan warga daerah ini. Mudah-mudahan semua berjalan sesuai harapan," ujarnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
1,23 Juta Pedagang Mungil...
1,23 Juta Pedagang Mungil Dikasih Utangan dari Pusat Investasi Pemerintah
Dukung Pemulihan Ekonomi,...
Dukung Pemulihan Ekonomi, PIP Salurkan Rp400 Miliar lewat Pegadaian
Dapat Kepercayaan dari...
Dapat Kepercayaan dari PIP, PNM Siap Gelontorkan Rp2,5 Triliun buat UMKM
KADIN Sambut Baik Pembentukan...
KADIN Sambut Baik Pembentukan Kementerian Investasi
PIP Dorong Peningkatan...
PIP Dorong Peningkatan Ekosistem Pinjaman Pelaku Usaha Ultra Mikro
Kemenkeu dan Kemenparekraf...
Kemenkeu dan Kemenparekraf Kembangkan UMKM di Kawasan Borobudur
Berita Terkini
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
9 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
42 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
3 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved