Kadin kecewa Australia menyadap Indonesia

Kamis, 21 November 2013 - 16:29 WIB
Kadin kecewa Australia...
Kadin kecewa Australia menyadap Indonesia
A A A
Sindonews.com - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Suryo Bambang Sulisto (SBS) menilai, penyadapan yang dilakukan Australia kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 2009 merupakan hal yang biasa dilakukan di antara negara sahabat.

Namun, secara khusus dia mengaku kecewa kepada Australia, di satu sisi menganggap dirinya sebagai sahabat Indonesia, namun di sisi lain malah menyadap Kepala Negara Indonesia.

"Nampaknya sadap menyadap memang lazim dilakukan, bahkan terhadap sahabatnya. Tetapi kita sih kecewa karena (Australia) adalah sahabat kita," ujarnya di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (21/11/2013).

Meski demikian, Suryo menyebut sadap menyadap antara negara bersahabat sudah biasa dilakukan dan lazim terjadi. Bahkan, dia memberitahu Kanselir Jerman Angela Merkel pernah disadap oleh Amerika Serikat di masa lalu.

"Kalau di dunia usaha sendiri diharapkan tidak berpengaruh, karena permasalahan ini nuansa politisnya kuat," ujar Suryo.

Secara khusus, Suryo juga meminta agar pihak keamanan di Indonesia meningkatkan keamanan untuk menangkal penyadapan kepada kepala negara.

"Jadi saya minta tolong kepada ahli-ahli teknologi agar memikirkan cara menangkal radar mereka. Karena mereka kan melakukan hal ini dari negaranya bukan dari Indonesia," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
RI dan Australia Jalin...
RI dan Australia Jalin Kerjasama Pengembangan Energi Hijau
Di Pertemuan ASEAN-Australia,...
Di Pertemuan ASEAN-Australia, RI Dorong Kerjasama Pengembangan Obat dan Vaksin Covid-19
Denpasar-Darwin Pererat...
Denpasar-Darwin Pererat Kerja Sama Sister City di Pariwisata dan SDM
Kerjasama AS-Australia...
Kerjasama AS-Australia Ciptakan Senjata Hipersonik
Kembali Mesra, Australia-Prancis...
Kembali Mesra, Australia-Prancis Perkuat Kerjasama Pertahanan
Australia Tertarik Kerjasama...
Australia Tertarik Kerjasama Pengembangan Vaksin dengan Indonesia
Berita Terkini
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
1 jam yang lalu
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
2 jam yang lalu
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
2 jam yang lalu
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
3 jam yang lalu
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
3 jam yang lalu
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
4 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved