Pengurangan lot saham dongkrak jumlah investor

Kamis, 21 November 2013 - 16:32 WIB
Pengurangan lot saham...
Pengurangan lot saham dongkrak jumlah investor
A A A
Sindonews.com - Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) menyambut baik rencana PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk mengurangi jumlah lot saham dari semula 500 lembar per lot menjadi 100 lembar per lot saham.

Ketua APEI Lily Widjaja mengatakan, pengurangan jumlah lot saham dapat mendongkrak jumlah investor domestik, dimana masyarakat akan lebih mudah dalam membeli saham lantaran harganya yang lebih terjangkau.

"Misalnya sekarang satu lot Rp1 juta dan jika lot saham dikurangi nantinya, satu lot bisa Rp200 ribu. Ini akan terjangkau bagi masyarakat," kata Lily di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (21/11/2013).

Dengan adanya aturan jumlah lot saham, dia berharap, hal itu dapat mendorong tumbuhnya jumlah investor domestik di pasar modal Indonesia.

Sebagai catatan, BEI pada 6 Januari 2013 mulai memberlakukan peraturan terkait penurunan jumlah lot saham dari 500 saham per lot menjadi 100 per saham. Tujuannya peraturan ini untuk meningkatkan likuiditas pasar modal Indonesia.

"Ini kan sejalan dengan visi pemerintah dalam mendorong keuangan yang dapat dipahami dan diakses oleh masyarakat dengan mudah," tutur Lily.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BEI Tutup Kode Domisili...
BEI Tutup Kode Domisili Investor, Intip Penjelasannya!
Daftar 10 Emiten Ini...
Daftar 10 Emiten Ini Disuspensi BEI selama 1 Tahun
Grand Launching ASEAN...
Grand Launching ASEAN Investment Challenge 2023
Besok 5 Perusahaan Ini...
Besok 5 Perusahaan Ini Berebutan Cari Duit di Pasar Modal
Rapor Bursa Sepekan,...
Rapor Bursa Sepekan, Kapitalisasi Pasar Naik Jadi Rp9.563 Triliun
Melantai Perdana di...
Melantai Perdana di Bursa, Saham PT Segar Kumala Indonesia Melonjak 24,74 Persen
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
5 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
5 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
5 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
6 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
6 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
6 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Anggota NATO...
5 Negara Anggota NATO dengan Jumlah Tentara Terbanyak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved