SKK Migas ikut awasi pengembangan shale gas
Kamis, 21 November 2013 - 18:48 WIB
SKK Migas ikut awasi pengembangan shale gas
A
A
A
Sindonews.com - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memastikan akan ikut mengawasi pengembangan shale gas-shale oil, namun rencana tersebut masih dalam tahap evaluasi studi.
Sekretaris SKK Migas, Gde Pradnyana mengakui akan turut berkecimpung dalam mengawasi kebutuhan energi khususnya shale gas dan shale oil. Lantaran, energi ini untuk masa depan bangsa.
“Kita masih dalam tahap studi awal. Belum tahap eksplorasi maupun produksi,” kata dia, di Jakarta Kamis (21/11/2013).
Dia meyakini, ke depan energi unconventional ini akan berkembang pesat di Indonesia. Adapun untuk pengembangan gas-metana-batubara (coal bed methane/CBM saat ini masih dalam tahap eksplorasi.
Cadangan shale gas di Indonesia diproyeksikan mencapai 574 triliun standar kaki kubik (TSCF). Sedangkan untuk cadangan shale oil, masih dalam studi pencarian. Sedangkan untuk cadangan CBM di Indonesia, diprediksi mencapai 400-453 TSCF.
Sekretaris SKK Migas, Gde Pradnyana mengakui akan turut berkecimpung dalam mengawasi kebutuhan energi khususnya shale gas dan shale oil. Lantaran, energi ini untuk masa depan bangsa.
“Kita masih dalam tahap studi awal. Belum tahap eksplorasi maupun produksi,” kata dia, di Jakarta Kamis (21/11/2013).
Dia meyakini, ke depan energi unconventional ini akan berkembang pesat di Indonesia. Adapun untuk pengembangan gas-metana-batubara (coal bed methane/CBM saat ini masih dalam tahap eksplorasi.
Cadangan shale gas di Indonesia diproyeksikan mencapai 574 triliun standar kaki kubik (TSCF). Sedangkan untuk cadangan shale oil, masih dalam studi pencarian. Sedangkan untuk cadangan CBM di Indonesia, diprediksi mencapai 400-453 TSCF.
(gpr)
Lihat Juga :