China akan luncurkan pasar berjangka minyak

Jum'at, 22 November 2013 - 14:54 WIB
China akan luncurkan...
China akan luncurkan pasar berjangka minyak
A A A
Sindonews.com - China, konsumen energi terbesar di dunia, berencana akan meluncurkan pasar minyak mentah berjangka sendiri, dan membuka investor asing untuk ikut dalam perdagangan.

Otoritas dan pertukaran di Shanghai mendirikan perusahaan untuk mengoperasikan platform perdagangan kontrak masa depan yang direncanakan di kota zona perdagangan bebas baru (FTZ). Langkah ini menantang dominasi Singapura dalam perdagangan energi Asia.

China berjanji untuk membuka arus modal lebih bebas dan pengenalan produk keuangan di FTZ, yang didirikan pada akhir September lalu.

Futures (kontak berjangka) adalah kesepakatan untuk menyerahkan atau mengambil pengiriman komoditas/ instrumen keuangan pada tanggal ditetapkan dan harga.

Platform minyak China akan menjadi bursa berjangka kelima, kata surat kabar Shanghai Daily.

"Kami akan segera meluncurkannya setelah mendapatkan persetujuan. Kami berharap untuk membangun sebuah pasar minyak mentah berjangka internasional yang akan memungkinkan partisipasi luas bagi investor asing dan mengangkat posisi China serta pengaruh dalam sistem harga minyak internasional," ungkap Yang Maijun, eksekutif puncak dari Shanghai Futures Exchange, investor utama di Shanghai International Energy Exchange Corp, seperti dilansir dari AFP, Jumat (22/11/2013).

Pada kesempatan yang sama, Wakil Kepala Komite Manajemen FTZ, Wang Xinling mengatakan, turunan energi lain mungkin akan diperdagangkan di masa depan. Hal ini didukung janji Dewan Negara China, atau kabinet negara, pada September lalu, untuk lebih membuka pasar berjangka dalam negeri melalui FTZ .
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Gelombang Covid-19 Kembali...
Gelombang Covid-19 Kembali Hantam Ekonomi Tiongkok
Menteri Keuangan Waspadai...
Menteri Keuangan Waspadai Situasi Kontraksi Ekonomi China
Momen Unik saat Presiden...
Momen Unik saat Presiden Prabowo Bicara Bahasa Tiongkok di Beijing
China Rebound, Bidik...
China Rebound, Bidik Pertumbuhan Ekonomi di Atas 6%
Berita Terkini
Rusia Perluas Kuota...
Rusia Perluas Kuota Kuliah Gratis, Cetak Ahli Minyak hingga IT dari Indonesia
39 menit yang lalu
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
57 menit yang lalu
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
4 jam yang lalu
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
4 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
5 jam yang lalu
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
5 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved