Rupiah berakhir di level Rp11.700/USD
Jum'at, 22 November 2013 - 16:40 WIB
Rupiah berakhir di level Rp11.700/USD
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) sore ini menguat tipis di tengah terkoreksinya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan pekan ini.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg sore ini pada level Rp11.700/USD. Posisi ini menguat 5 poin dari penutupan perdagangan Kamis (21/11/2013) di level Rp11.705/USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka di level Rp11.715/USD. Adapun, posisi rupiah terkuat sore ini di level Rp11.663/USD dan terlemah di level Rp11.736/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas mencatat bahwa rupiah hari ini pada level Rp11.698/USD atau menguat 5 poin dibanding penutupan hari kemarin di level Rp11.703/USD.
Sementara data yahoofinance mencatat, mata uang domestik hari ini berada di level Rp11.695/USD. Posisi sore ini terapresiasi 8 poin dibanding sore kemarin di level Rp11.703/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI hari ini di level Rp11.706/USD atau menguat 11 poin dibandingkan penutupan hari sebelumnya di level Rp11.717/USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, pergerakan IHSG pagi tadi yang sempat menguat memberi imbas positif terhadap rupiah, namun terkoreksinya IHSG pada akhir sesi I menekan rupiah sebelumnya akhirnya ditutup menguat tipis.
Sementara itu, Bank Indonesia (BI) diperkirakan masuk ke pasar valuta asing (valas) untuk menjaga kestabilan nilai tukar rupiah agar bergerak sesuai dengan fundamentalnya.
IHSG sore ini ditutup minus 8,25 poin atau 0,19 persen ke level 4.317,96 di tengah variatifnya bursa di kawasan Asia. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp5,53 triliun dengan 8,55 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp76,66 miliar. Tercatat sebanyak 123 saham naik, 108 saham melemah dan 122 saham stagnan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg sore ini pada level Rp11.700/USD. Posisi ini menguat 5 poin dari penutupan perdagangan Kamis (21/11/2013) di level Rp11.705/USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka di level Rp11.715/USD. Adapun, posisi rupiah terkuat sore ini di level Rp11.663/USD dan terlemah di level Rp11.736/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas mencatat bahwa rupiah hari ini pada level Rp11.698/USD atau menguat 5 poin dibanding penutupan hari kemarin di level Rp11.703/USD.
Sementara data yahoofinance mencatat, mata uang domestik hari ini berada di level Rp11.695/USD. Posisi sore ini terapresiasi 8 poin dibanding sore kemarin di level Rp11.703/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI hari ini di level Rp11.706/USD atau menguat 11 poin dibandingkan penutupan hari sebelumnya di level Rp11.717/USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, pergerakan IHSG pagi tadi yang sempat menguat memberi imbas positif terhadap rupiah, namun terkoreksinya IHSG pada akhir sesi I menekan rupiah sebelumnya akhirnya ditutup menguat tipis.
Sementara itu, Bank Indonesia (BI) diperkirakan masuk ke pasar valuta asing (valas) untuk menjaga kestabilan nilai tukar rupiah agar bergerak sesuai dengan fundamentalnya.
IHSG sore ini ditutup minus 8,25 poin atau 0,19 persen ke level 4.317,96 di tengah variatifnya bursa di kawasan Asia. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp5,53 triliun dengan 8,55 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp76,66 miliar. Tercatat sebanyak 123 saham naik, 108 saham melemah dan 122 saham stagnan.
(rna)