Bappenas gagas dirikan Bank Infrastruktur

Jum'at, 22 November 2013 - 17:50 WIB
Bappenas gagas dirikan...
Bappenas gagas dirikan Bank Infrastruktur
A A A
Sindonews.com - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menggagas dibentuknya Bank Infrastruktur. Pembiyanaan bank ini dikhususkan untuk sektor pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Direktur Transportasi Bappenas, Bambang Prihartono mengatakan, infrastruktur mempunyai dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi. Sehingga, jika ingin mendongkrak pertumbuhan hingga 7 persen, investasi infrastruktur setidaknya harus mencapai 5 persen dari pendapatan domestik bruto (PDB).

Menurutnya, kebutuhan anggaran infrastruktur pada 2015 mencapai Rp6.500 triliun dan yang mampu di-cover APBN dan APBD hanya 24 persen atau sekitar Rp1.500 triliun. Sementara, Rp84 triliun lainnya disiapkan BUMN.

"Nah, dua pertiga sisanya inilah yang kita usahakan dengan kemitraan pemerintah dan swasta. Misalnya dengan pembentukan bank infrastruktur. Semua infrastruktur bisa dibiayai baik infrastruktur pelabuhan, jalan, atau kapal," ungkapnya seusai acara peluncuran serial semiloka Risalah kebijakan (policy note) pembangunan kawasan Indonesia timur di gedung Rektorat Unhas, Jumat (22/11/2013).

Bappenas, kata dia, sudah mulai melakukan pembicaraan dengan Bank Indonesia (BI) sebagai bank sentral serta perbankan pelat merah dan swasta. Perbankan diyakini memiliki modal pembiayaan. Kendala selama ini, perbankan ketakutan untuk pembiayaan sektor infrastruktur. Karena itu pemerintah akan bertindak sebagai fasilitator.

Berdasarkan data yang dirilis Bappenas, beberapa proyek infrastruktur di sulsel masuk dalam prioritas untuk percepatan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).

Proyek tersebut antara lain, jalur kereta api Makassar-Pare Pare sepanjang 151 km dengan anggaran Rp6.400 miliar pada 2015-2019, Bandara baru Buntu Kunik Tana Toraja Rp38 miliar pada 2011-2014, perluasan pelabuhan Makassar Rp2.220 miliar pada 2013-2015.

Selain itu, jalan Maros-Watampone-Pelabuhan Bajoe sepanjang 2158.6 km sebesar Rp147 miliar pada 2011-2015, pelabuhan faspel laut garongkong Rp293 miliar pada 2011-2014, jalan Siwa-Pare pare-Barru-Maros-Makassar 312.9 Km sebesar Rp2657 miliar pada 2011-2015, dan penanganan SPAM Makassar dari 1000 l/s menjadi 2000 l/s sebesar Rp240 miliar pada 2013-2014.

"Indonesia timur akan selalu jadi prioritas. Tapi masalah klasik kita adalah dana. Kita berharap bank infrastruktur dapat menjadi solusi. Ini kerja keras kita apalagi dengan target 2015 kekurangan Rp6.000-an triliun itu harus terpenuhi," jelas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian PPN/Bappenas...
Kementerian PPN/Bappenas Tekankan Pentingnya Program Pemberdayaan Berbasis Data
Partisipasi Kementerian...
Partisipasi Kementerian PPN/Bappenas - Pavillion Indonesia di GPDRR 2022
Kementerian PPN/Bappenas...
Kementerian PPN/Bappenas Buka Lowongan Kerja, Yuks Cek Posisi dan Persyaratannya!
Masuk 10 Besar, Tim...
Masuk 10 Besar, Tim PPD Kementerian PPN-Bappenas Mulai Nilai Sulsel
Menteri PPN/Bappenas...
Menteri PPN/Bappenas Ungkap Pentingnya Reindustrialisasi
Pemprov DKI dan Kementerian...
Pemprov DKI dan Kementerian PPN/Bappenas Bahas Rencana Tata Ruang Jakarta Pasca-Ibu Kota Pindah
Berita Terkini
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
19 menit yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
57 menit yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
1 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
1 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
4 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
4 jam yang lalu
Infografis
16 Bank Bangkrut hingga...
16 Bank Bangkrut hingga November 2024, Ini Daftarnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved