Inflasi tahun ini diprediksi di bawah 8,5%
Minggu, 24 November 2013 - 10:32 WIB
Inflasi tahun ini diprediksi di bawah 8,5%
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro mengatakan, pertumbuhan inflasi tahun 2013 diprediksi masih bisa di bawah 8,5 persen.
"Saya rasa inflasi kita masih di bawah 8,5 persen," ucap Bambang PS Brodjonegoro, di Ciater resort, Sabtu (23/11/2013).
Dia menambahkan, hal ini disebabkan oleh turunnya inflasi pada Oktober 2013 dan dampak kenaikan harga BBM sudah tidak ada lagi.
Lebih lanjut menurutnya, inflasi 2013 bisa dikendalikan, tekanan inflasi sudah jauh berkurang selain dampak kenaikan harga BBM sudah berlalu, pasokan bahan makanan juga relatif terjaga sehingga tekanan terhadap volatile food bisa dikendalikan.
Sebagai informasi, dalam APBN-P tahun 2013 pemerintah menetapkan target inflasi tahun 2014 sebesar 7,2 persen. Namun seiring melonjaknya inflasi akibat kenaikan harga BBM bersubsidi pada Juni serta volatilitas bahan makanan, pemerintah memproyeksikan outlook inflasi 2013 sebesar 9,2 persen.
"Saya rasa inflasi kita masih di bawah 8,5 persen," ucap Bambang PS Brodjonegoro, di Ciater resort, Sabtu (23/11/2013).
Dia menambahkan, hal ini disebabkan oleh turunnya inflasi pada Oktober 2013 dan dampak kenaikan harga BBM sudah tidak ada lagi.
Lebih lanjut menurutnya, inflasi 2013 bisa dikendalikan, tekanan inflasi sudah jauh berkurang selain dampak kenaikan harga BBM sudah berlalu, pasokan bahan makanan juga relatif terjaga sehingga tekanan terhadap volatile food bisa dikendalikan.
Sebagai informasi, dalam APBN-P tahun 2013 pemerintah menetapkan target inflasi tahun 2014 sebesar 7,2 persen. Namun seiring melonjaknya inflasi akibat kenaikan harga BBM bersubsidi pada Juni serta volatilitas bahan makanan, pemerintah memproyeksikan outlook inflasi 2013 sebesar 9,2 persen.
(gpr)
Lihat Juga :