Tuntut revisi UMP, buruh siap demo besar-besaran pekan ini

Senin, 25 November 2013 - 13:49 WIB
Tuntut revisi UMP, buruh...
Tuntut revisi UMP, buruh siap demo besar-besaran pekan ini
A A A
Sindonews.com - Menjelang penghujung November 2013, dunia ketenagakerjaan tanah air akan kembali diwarnai aksi demo besar-besaran untuk menuntut besaran upah minimum 2014.

Sekjen Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Muhamad Rusdi mengatakan, dalam aksi yang rencananya digelar pada 28-29 November 2013 ini, pihaknya telah menyiapkan sejumlah daftar tuntutan.

Adapun tuntutan tersebut meliputi revisi nilai upah minimum provinsi (UMP), cabut inpres 9/2013 dan permenakertrans 7/2013, tangkap pelaku penganiyaan buruh, dan jalankan jaminan kesehatan seluruh rakyat 1 Jan 2014 tidak bertahap.

Sementara, terkait upah buruh yang telah ditetapkan sebelumnya, menurut Rusdi tidak sesuai dengan kebutuhan hidup buruh.

"Upah minimum 2014 hanya kisaran Rp1 juta sampai Rp2,4 juta. Upah Indonesia tertinggal dari upah Thailand pada 2013 saja mencapai Rp2,8 juta dan Filipina Rp3,2 juta," ujar Rusdi di Hotel Mega Cikini, Jakarta, Senin (25/11/2013).

Dia mengaku, dalam melaksanakan aksinya, KSPI tidak sendiri. Sejumlah serikat buruh dan serikat pekerja menyatakan siap memperjuangkan haknya dengan menggelar aksi di sejumlah titik seperti Istana Negara, Balaikota DIK Jakarta, Mabes Polri, dan kawasan industri Pulo Gadung, Sunter, Tanjung Priok, Ejip Cikarang, Jababeka dan sejumlah wilayah lainnya.

Sementara, masalah lain yang akan diangkat dalam aksi demo besar-besaran tersebut adalah tuntutan agar pihak berwenang dalam hal ini Kepolisian untuk mengusut tuntas, dan menghukum pelaku penganiayaan dan kekerasan terhadap aksi buruh yang terjadi pada mogok nasional beberapa waktu lalu.

"Usut tuntas, dan hukum pelaku penganiayaan dan kekerasan terhadap aksi buruh pada mogok nasional di Bekasi, Karawang, Medan dan daerah lainnya. Serta, mencopot Kapolres Kabupaten Bekasi," tegas Rusdi.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha Ancam Potong...
Pengusaha Ancam Potong Gaji Buruh, Jika Gubernur Naikkan UMP
Ini 6 Negara dengan...
Ini 6 Negara dengan Gaji Buruh Tertinggi di Dunia
BPS: Upah Nominal Buruh...
BPS: Upah Nominal Buruh Tani Meningkat 0,15%
Buruh Minta UMP 2022...
Buruh Minta UMP 2022 Naik 10%, KSPI Beberkan Alasannya
Sempat Alot, Upah Buruh...
Sempat Alot, Upah Buruh di Karawang Diusulkan Naik Jadi Rp5.797.000
Buruh Jawa Barat Tuntut...
Buruh Jawa Barat Tuntut Kenaikan Upah 8% pada 2021
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
5 jam yang lalu
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
5 jam yang lalu
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
6 jam yang lalu
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
7 jam yang lalu
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
8 jam yang lalu
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
8 jam yang lalu
Infografis
Demo Besar Guncang AS...
Demo Besar Guncang AS di 1.200 Lokasi dan 50 Negara Bagian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved