Blok Mahakam dan Siak butuh investor baru

Senin, 25 November 2013 - 15:36 WIB
Blok Mahakam dan Siak...
Blok Mahakam dan Siak butuh investor baru
A A A
Sindonews.com - Sumur tua di blok Mahakam dan Siak ternyata masih mampu berproduksi minyak lantaran masih cukup memiliki cadangan. Tapi di lain sisi sumur tersebut membutuhkan investasi baru.

"Pertamina sudah mengatakan sanggup, tapi kalau kompleks ini risikonya besar, jadi bisa di-share sama yang lain," ucap Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Susilo Siswoutomo di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (25/11/2013).

Dia menerangkan, ada tiga prinsip dasar yang akan dilakukan pemerintah dalam menentukan perpanjangan Production Sharing Contract (PSC) di blok Siak dan blok Mahakam. Yang pertama, semua KKKS yang sudah berakhir masa kontraknya secara legal harus dikembalikan ke negara.

Kedua, prinsip operasi tidak boleh berhenti, jika dalam evaluasi belum diputuskan, pemerintah juga akan menugaskan sementara operator yang mengoperasikan kontrak kerja sama tersebut.

"Yang ketiga pemerintah mengharapkan perusahaan minyak nasional bisa maksimal mengoperasikan sumur-sumur minyak dalam negeri," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Produsen Migas Terbesar...
10 Produsen Migas Terbesar yang Berada di Indonesia
Urgensi Revisi UU Migas...
Urgensi Revisi UU Migas No. 22/2001: Langkah Strategis Menuju Ketahanan Energi Nasional
Realisasi Produksi Migas...
Realisasi Produksi Migas PHE ONWJ
SKK Migas Gelar Supply...
SKK Migas Gelar Supply Chain & National Capacity Summit 2024
ENRG Tegaskan Komitmen...
ENRG Tegaskan Komitmen Transparansi, Kinerja Investasi, dan Prospek Bisnis Berkelanjutan
28 Kesepakatan Migas...
28 Kesepakatan Migas Berpotensi Datangkan Penerimaan Rp35 Triliun
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
7 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
7 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
8 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
9 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
9 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved