Volvo incar dana segar USD800 juta dari China

Selasa, 26 November 2013 - 15:43 WIB
Volvo incar dana segar...
Volvo incar dana segar USD800 juta dari China
A A A
Sindonews.com – Setelah dibeli oleh Zheijang Geely Holding Group Co dari Ford Motor Co sebesar USD1,8 miliar pada 2010, Volvo terus berusaha keras agar dapat meraih profit. Kali ini Volvo kembali mencoba mendapatkan dana pinjaman dari China Development Bank.

Situs Autonews menyebutkan dana yang diberikan China Development Bank mencapai USD800 juta. Dana tersebut akan jatuh tempo pembayaran pada 2021. Rencananya dana sebesar tersebut akan digunakan untuk kelancaran pembuatan produk-produk Volvo di masa datang. Selain itu dana tersebut juga akan digunakan untuk memperbaiki struktur modal Volvo.

CEO Volvo Hakan Samuellson mengatakan, akhir tahun ini Volvo akan berada di posisi break even point (BEP). Hal ini diraih berkat peningkatan di semester kedua tahun ini. Sementara di semester pertama tahun ini mereka mengalami banyak kerugian penjualan akibat terjadinya perubahan pertukaran nilai mata uang dan meningkatnya nilai investasi.

Diketahui di bawah naungan Zheijang Geely Holding Group Co, Volvo menetapkan ambisi yang sangat besar. Mereka optimis mampu meningkatkan penjualan dua kali lipat sebanyak 800.000 unit pada tahun 2020.

Sementara untuk tahun ini menurut Hakan Samuellson penjualan mobil tidak jauh berbeda dibandingkan than 2012 dimana mereka hanya mampu mengirim 421.951 unit mobil kepada konsumen. Menurutnya penjualan akan meningkat di tahun depan.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Industri Automotif Mulai...
Industri Automotif Mulai Optimistis
Industri Automotif Nasional...
Industri Automotif Nasional Mulai Tumbuh
Optimisme Pasar Mobil...
Optimisme Pasar Mobil Domestik dan Ekspor Menggeliat Pada Kuartal IV
Tiga Tahun Menjabat,...
Tiga Tahun Menjabat, CEO Ford Memutuskan Undur Diri
Asa Insentif Industri...
Asa Insentif Industri Automotif di Tengah Pandemi Corona
Industri Automotif Nyatakan...
Industri Automotif Nyatakan Dukungan Kebijakan Euro 4
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
8 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
8 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
9 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
9 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
9 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved