Sentimen ini buat rupiah terus merosot

Rabu, 27 November 2013 - 14:23 WIB
Sentimen ini buat rupiah...
Sentimen ini buat rupiah terus merosot
A A A
Sindonews.com - Rupiah terus meluncur ke bawah dalam waktu cepat. Posisi pelemahannya mulai terlewati dari Rp11.000 menuju Rp11.500 dan kini telah berada di kisaran Rp11.800/USD.

Pengamat pasar valuta asing (valas) Bank Mandiri Rully Arya Wisnubroto mengatakan, masih belum pastinya jadwal pelaksanaan pemangkasan stimulus ekonomi (tapering off) di Amerika Serikat masih menjadi isu utama yang menyumbang sentimen negatif pada pelemahan rupiah saat ini.

"Dari global, isu utama masih diwarnai ketidakpastian kapan tapering off akan dilakukan. Pasar masih was-was soal itu," ujar Rully kepada Sindonews, Rabu (27/11/2013).

Belum cukup dengan kondisi tersebut, data ekonomi yang datang dari dalam negeri semakin melengkapi kombinasi sentimen negatif yang ada, sehingga makin membebani langkah mata uang domestik untuk beranjak positif dari posisinya saat ini yang tengah berada pada tren pelemahan.

"Market masih menunggu data ekonomi tanggal 1 Desember (2013) nanti. Perkiraan masih akan defisit, itu kekhawatirannya di situ. Ekspektasi market masih akan ada defisit neraca berjalan bulan November karena masih tingginya permintaan bahan bakar minyak (BBM)," tutur dia.

Sementara, menurut dia, rupiah dari lajunya masih memliki peluang untuk berbalik arah menguat, kendati masih menunggu sentimen positif yang cukup kuat untuk mendongkrak laju rupiah, di samping masih adanya upaya Bank Indonesia (BI) untuk melakukan intervensi agar laju pelemahan tidak semakin parah.

Posisi rupiah siang ini menyentuh kisaran Rp11.800/USD. Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg siang ini berada di level Rp11.829/USD atau melemah dibanding penutupan kemarin di level Rp11.765/USD.

Sedangkan rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI hari ini di level Rp11.813/USD atau terdepresiasi 48 poin dibandingkan penutupan hari sebelumnya di level Rp11.765/USD.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
RI-India Bidik Nilai...
RI-India Bidik Nilai Kerja Sama Ekonomi Tembus Rp445,8 Triliun, dari Infrastruktur hingga SDA
12 menit yang lalu
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
9 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
9 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
10 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
10 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
11 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved