PGAS tak terpengaruh pelemahan IHSG dan rupiah

Rabu, 27 November 2013 - 19:05 WIB
PGAS tak terpengaruh...
PGAS tak terpengaruh pelemahan IHSG dan rupiah
A A A
Sindonews.com - Kepala Divisi Investor Relation PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), Nusky Suyono mengatakan, melemahnya Indeks Harga Saham Gabngan (IHSG) dan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) tidak begitu memengaruhi kinerja perseroan.

Hal tersebut dikarenakan sebesar 80 persen transaksi bisnis perusahaan yang bergerak di distribusi dan transmisi gas ini menggunakan dolar AS.

"Dampaknya minimal dari pelemahan IHSG dan Rupiah," kata Nusky di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (27/11/2013)

Dia mengatakan, bahwa saham PGAS dalam bentuk rupiah tidak merupakan hambatan, pasalnya, transaksi penjualan dan pembelian PGAS dalam bentuk dolar AS. "Karena jual beli pakai dolar AS, efek melemah rupiah menguntungkan kami," pungkas dia.

Meski demikian, Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko PGAS, Wahid Sutopo mengatakan, PGAS akan menganggarkan dana belanja modal (Capital Expenditure/Capex) sebesar USD200 juta hingga USD250 juta demi pembangunan infrastruktur tahun depan.

Menurutnya, capex 2014 tersebut bersumber dari kas internal perseroan. "Ini pastinya untuk pengembangan infastruktur dan pemanfaatan gas bumi baik yang baru dan yang sudah lama," ungkap Wahid dalam kesemoatan yang sama.

Seperti diketahui, rupiah terus mengalami pelemahan. Misalnya hari ini, nilai tukar rupiah terhadap USD sore terjungkal di tengah positifnya penutupan IHSG pada akhir perdagangan.

Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg sore ini ditutup pada level Rp11.889/USD. Posisi ini terjungkal 124 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp11.765/USD.

Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.818/USD. Adapun, posisi rupiah terlemah hari ini di level Rp11.886/USD dan terkuat di level Rp11.650/USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI hari ini di level Rp11.813/USD atau terdepresiasi 48 poin dibandingkan penutupan hari sebelumnya di level Rp11.765/USD.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Inovasi Pemasaran, PGN...
Inovasi Pemasaran, PGN Gencarkan Strategi Omnichannel
Dukungan Penuh Pemerintah...
Dukungan Penuh Pemerintah dalam Penguatan Pasokan Gas di Sebagian Jabar dan Sumatera
Dapat Gas Murah dari...
Dapat Gas Murah dari PGN, Baja Krakatau Steel Bakal Kompetitif
Kolaborasi PGN-MRT Menegaskan...
Kolaborasi PGN-MRT Menegaskan Komitmen Menuju Energi Bersih
Pengumuman, PGN Akan...
Pengumuman, PGN Akan Berubah Nama Jadi Pertamina Gas Negara
Komitmen PGN Pasok Gas...
Komitmen PGN Pasok Gas Bumi untuk Kelistrikan Secara Berkelanjutan
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
51 menit yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
1 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
11 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
11 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
12 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
12 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved