Indosat siap luncurkan satelit Palapa-E

Jum'at, 29 November 2013 - 16:21 WIB
Indosat siap luncurkan...
Indosat siap luncurkan satelit Palapa-E
A A A
Sindonews.com – PT Indosat menyampaikan surat kepada Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) berisi laporan penandatanganan kerja sama Palapa-E in Orbit Delivery Contract dengan Orbital Sciences pada tanggal 27 November 2013.

Kontrak kerja sama ini untuk melengkapi dan memenuhi persyaratan yang diminta oleh pemerintah sesuai tenggat waktu yang diberikan. Adapun, tengat waktu dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) itu terkait pemanfataan slot orbit satelit di orbit 150.5° Bujur Timur (BT).

Penandatanganan kontrak dilakukan oleh President Director & CEO Indosat Alexander Rusli dan EVP & GM Orbital Sciences Michael E. Larkin ini merupakan tindak lanjut rencana Indosat dalam mempersiapkan peluncuran satelit Palapa-E di pada 2016.

“Penandatanganan kontrak ini merupakan wujud komitmen Indosat untuk memenuhi persyaratan pemerintah. Kami bergembira dan berterima kasih kepada berbagai pihak, sehingga perjanjian kerja sama dengan Orbital Science dapat ditandatangani dalam tenggat waktu seperti yang dimintakan pemerintah”, kata Alexander dalam rilisnya, Jumat (29/11/2013).

Dia menjelaskan, satelit Palapa-E akan menggantikan satelit Palapa-C2 yang mengorbit di slot 150.5° BT. Satelit Palapa-E yang akan dikendalikan dari Stasiun Bumi Jatiluhur ini menggunakan platform Satelit GEOStar-2 dari Orbital Sciences Corporation, memiliki kapasitas yang terdiri dari transponder C-Band standard dan extended serta transponder KU-Band (pilihan).

Satelit ini akan meng-cover wilayah Indonesia, ASEAN dan Regional Asia Pasifik. Satelit ini juga akan menjadi bagian dari jaringan backbone untuk mendukung seluruh layanan Indosat, baik layanan seluler, telekomunikasi tetap maupuan data tetap.

“Orbital Sciences siap mendukung Indosat sebagai pelanggan kami dalam rencana desain, produksi serta peluncuran satelit yang merupakan proyek yang penting bagi Indonesia. Dengan seluruh kapasitas yang dimilikinya, satelit GEOStar-2 dari Orbital Sciences adalah solusi optimal guna memenuhi kebutuhan satelit Indosat,” tutur Larkin.

Layanan satelit yang disediakan Indosat antara lain adalah transponder lease sebagai basic service untuk memenuhi kebutuhan konektivitas korporasi dan pemerintahan (seperti untuk jaringan e-KTP, ISP, dan lain-lain melalui jaringan VSAT), serta DigiBouquet dan Telecast Service untuk memenuhi kebutuhan pelanggan akan layanan broadcasting.

Saat ini, satelit Palapa-D di lokasi orbit 113° BT telah menyiarkan 55 channel TV dan 5 channel radio free-to-air (tidak berbayar) dari dalam maupun luar negeri termasuk di dalamnya sebagian besar TV-TV nasional dan dinikmati oleh sekitar 15 juta pesawat penerima (TVRO) di wilayah Indonesia.

Satelit Palapa-D juga menjadi andalan sarana penyiaran bagi tiga operator TV berbayar nasional dengan jumlah total channel berbayar sebanyak 200 channel.

Adapun layanan telecast service digunakan untuk melayani berbagai macam kebutuhan siaran acara-acara tertentu, seperti siaran langsung Liga Super Indonesia, Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN dan PBB, SEA Games, dan lain-lain.

Indosat Gru memanfaatkan Satelit Palapa-D dan Palapa-C2 sebagai bagian dari jaringan backbone untuk mendukung seluruh layanan Indosat Grup, baik layanan seluler, telekomunikasi tetap, maupun data tetap dan juga anak perusahaan.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Haloo! Indosat Bagi...
Haloo! Indosat Bagi Dividen Rp2,06 Triliun, BUMN Dapat Berapa?
Terdampak Pandemi, Indosat...
Terdampak Pandemi, Indosat Rugi Rp457 Miliar di Kuartal III
4.000 Menara Indosat...
4.000 Menara Indosat Bakal Dijual, Masuk Tahap Awal Penjajakan
Dihajar COVID-19, Kinerja...
Dihajar COVID-19, Kinerja Indosat Ooredoo Diklaim Tetap Tumbuh
Bos Indosat Kompak Borong...
Bos Indosat Kompak Borong Saham ISAT, Ada Sinyal Apa?
Indosat M2 Berhenti...
Indosat M2 Berhenti Beroperasi, Pemerintah Diminta Lindungi Hak 500 Pekerja
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
3 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
3 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
5 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
5 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
Pakistan Balas Serangan...
Pakistan Balas Serangan India, Luncurkan Operasi Bunyan Marsoos
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved