Ini kata Pertamina soal merger Pertagas dan PGN

Jum'at, 29 November 2013 - 16:56 WIB
Ini kata Pertamina soal...
Ini kata Pertamina soal merger Pertagas dan PGN
A A A
Sindonews.com - PT Pertamina (Persero) menyatakan, merger anak perusahaan, PT Pertagas dengan PT PGN Tbk akan memperkuat bisnis badan usaha milik negara (BUMN) migas tersebut ke depan.

Vice President Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir mengatakan, Pertamina memiliki fundamental bisnis gas yang lebih kuat dibandingkan PGN.

"Jadi, sebaiknya PGN yang berada di bawah Pertamina," katanya di Jakarta, Jumat (29/11/2013).

Menurut dia, Pertamina memiliki keuntungan sumber pasokan gas dibandingkan PGN, sehingga menjanjikan potensi bisnis yang lebih baik ke depan. Kendati demikian, dia mengatakan, Pertamina menyerahkan semua keputusan merger kepada pemegang saham.

"Kami sudah tuntaskan kajian detail merger Pertagas-PGN dan sudah diserahkan kepada pemegang saham pada akhir 2012," kata Ali.

Menteri BUMN melalui RUPS, memiliki kewenangan untuk memutuskan merger Pertagas-PGN. Sebelumnya, Menteri BUMN Dahlan Iskan mewacanakan Pertamina mengakuisisi PGN.

Dahlan dijadwalkan memanggil direksi Pertamina-PGN pada hari ini. Namun, Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko PGN Wahid Sutopo mengharapkan, pihaknya yang mengakuisisi Pertagas.

"Kami sudah siapkan konsepnya. Tinggal menunggu keputusan pemegang saham," kata dia.

Menyusul rencana merger tersebut, harga saham PGN mengalami penurunan. Namun, penurunan harga saham PGN disinyalir ulah spekulan atau pemegang saham minoritas, khususnya asing yang menolak keinginan pemegang saham mayoritas yakni Menteri BUMN.

Ali Mundakir juga mengatakan, dengan merger Pertagas-PGN, maka Pertamina akan menerapkan skema pemakaian pipa bersama (open access) pada seluruh pipa gas yang dibangun baik sebelum ataupun setelah merger.

"Hal ini sebagai wujud kepatuhan terhadap regulasi yang telah ada yang diyakini baik untuk kepentingan negara dan menguntungkan semua pihak, baik produsen gas di sektor hulu, transporter di midstream, maupun konsumen," kata dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertagas Uji Coba Alirkan...
Pertagas Uji Coba Alirkan Gas ke BOB Siak Pusako, Ketahanan Energi Riau Makin Andal
Dapat Gas Murah dari...
Dapat Gas Murah dari PGN, Baja Krakatau Steel Bakal Kompetitif
70% LPG Masih Impor,...
70% LPG Masih Impor, Bos Pertamina Menjawab: Sah-sah Saja
Kerahkan Satgas Pengamanan...
Kerahkan Satgas Pengamanan Libur Nataru 2022, PGN Pastikan Kelancaran Distribusi dan Layanan Gas Bumi Nasional
Inovasi Pemasaran, PGN...
Inovasi Pemasaran, PGN Gencarkan Strategi Omnichannel
Pengumuman, PGN Akan...
Pengumuman, PGN Akan Berubah Nama Jadi Pertamina Gas Negara
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
46 menit yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
1 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
2 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
2 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
3 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
4 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved