Harga minyak di perdagangan Asia naik

Senin, 02 Desember 2013 - 12:19 WIB
Harga minyak di perdagangan...
Harga minyak di perdagangan Asia naik
A A A
Sindonews.com - Harga minyak di perdagangan Asia hari ini naik karena para dealer menyambut data manufaktur China, konsumen energi terbesar di dunia.

Kontrak utama New York, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Januari, naik 52 sen menjadi USD93,24 per barel pada perdagangan pagi. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk Januari naik 57 sen menjadi USD110,26 per barel.

Badan Statistik China menunjukkan pertumbuhan manufaktur pada November mempertahankan kecepatan yang kuat dari bulan sebelumnya untuk berada di angka tertinggi dalam 19 bulan. Di mana indeks pembelian manajer (PMI) sebesar 51,4 poin​​, tidak berubah dari Oktober dan pada tingkat tertinggi sejak April 2012.

Sementara HSBC mencatat indeks aktivitas manufaktur negara itu datang di angka 50,8 poin, lebih baik dari perkiraan awal 50,4 poin. Angka di atas 50 sinyal ekspansi sementara angka di bawah menunjukkan kontraksi.

"Data PMI melampaui estimasi analis sebagai tanda bahwa perekonomian negara itu mungkin telah dipercaya keluar dan mengumpulkan momentum pemulihan," kata analis berbasis di Singapura, Phillip Futures, seperti dilansir dari AFP, Senin (2/12/2013).

Data resmi pada Oktober menunjukkan perekonomian China, pendorong penting pertumbuhan regional dan global memperluas 7,8 persen pada kuartal Juli-September, memperbaiki penurunan pada dua kuartal sebelumnya.

Para analis mengatakan, dealer juga melihat ke depan data ekonomi AS yang dijadwalkan akan dirilis pekan ini, termasuk perkiraan produk domestik bruto (PDB) dan data non-farm payrolls AS untuk November.

"Kita mungkin akan melihat dukungan lebih lanjut untuk minyak menjelang data ini, jika investor mendapatkan firasat bahwa mereka akan menjadi lebih baik dari ekspektasi," ujar David Lennox, analis sumber daya Fat Prophets, Sydney.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
2 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
3 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved