Neraca perdagangan surplus, rupiah terapresiasi

Senin, 02 Desember 2013 - 12:51 WIB
Neraca perdagangan surplus,...
Neraca perdagangan surplus, rupiah terapresiasi
A A A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada siang ini terapresiasi seiring berhasilnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kmebali ke level 4.300 didukung rendahnya inflasi November dan surpulsnya neraca perdagangan Oktober 2013.

Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg siang ini di level Rp11.893/USD atau menguat dibanding pagi tadi di level Rp11.955/USD. Posisi siang ini juga menguat dibanding penutupan akhir pekan lalu di level Rp11.965/USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI hari ini di level Rp11.946/USD atau terapresiasi 31 poin dibandingkan penutupan hari terakhir pekan lalu di level Rp11.977/USD.

Sementara data yahoofinance mencatat, mata uang domestik siang hari ini di level Rp11.885/USD, dengan kisaran harian Rp11.880-11.960/USD. Posisi ini terapresiasi dibanding Jumat (29/11/2013) di level Rp11.955/USD.

Adapun, data Sindonews bersumber dari Limas mencatat bahwa rupiah siang hari ini berada pada level Rp11.833/USD atau menguat dibanding pagi tadi do level Rp11.963/USD. Posisi siang ini positif dibanding penutupan akhir pekan lalu di level Rp11.958/USD.

Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi November 2013 di angka 0,12 persen. Meski naik dibanding bulan sebelumnya 0,09 persen, namun angka inflasi tersebut sesuai ekspektasi pasar dan terbilang rendah.

Adapun, inflasi tahun kalender 7,79 persen dan inflasi komponen inti 0,20 persen. Angka inflasi year on year (yoy) mencapai 8,37 persen. Sementara neraca perdagangan nasional Oktober tercatat surplus USD42,4 juta karena selisih ekspor USD15,72 miliar dan impor USD15,67 miliar.

Dibanding bulan sebelumnya, neraca perdagangan Indonesia tercatat defisit USD657,2 juta. Ekspor pada bulan itu tercatat USD14,81 miliar, sedangkan impor mencapai USD15,47 miliar.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
3 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
3 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
3 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
4 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
5 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
5 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved