Pelemahan rupiah bikin ekspor lebih tinggi dari impor

Senin, 02 Desember 2013 - 13:59 WIB
Pelemahan rupiah bikin...
Pelemahan rupiah bikin ekspor lebih tinggi dari impor
A A A
Sindonews.com - Terdepresiasinya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) disinyalir malah membuat kenaikan ekspor pada Oktober meningkat ketimbang impor.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suryamin mengatakan, pelemahan rupiah membuat total angka ekspor pada Oktober naik secara month on month (mom) dari September 2013 lebih cepat dibanding impor.

"Misalkan ekspornya sudah naik 6,87 persen mom dari September, impornya ternyata hanya naik 1,06 persen," ujarnya di Gedung BPS, Jakarta, Senin (2/12/2013).

Sementara, sektor yang paling berdampak dari pelemahan rupiah yaitu perdagangan migas yang mulai terlihat mengalami perubahan. Di mana ekspor non migas secara month on month pada Oktober mengalami kenaikan sebesar 12,82 persen. Sedangkan impornya hanya sebesar 6,51 persen.

"Hal yang sama juga terjadi pada non migas, di mana ekspornya pada Oktober mengalami kenaikan 4,57 persen dari September, sedangkan imponya hanya 4,4 persen," imbuh Suryamin.

Dalam Indeks Harga Konsumen (IHK), dia mengaku sedang menghitung dampak yang dihasilkan dari pelemahan rupiah dan juga pengetatan moneter yang dilakukan Bank Indonesia (BI) terhadap harga-harga komoditas.

"Belum hitung berapa persen, tapi ada sekitar 656 komoditas inti yang dipengaruhi perekonomian, suku bunga, dan juga nilai tukar rupiah," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
6 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
7 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
8 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
8 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
8 jam yang lalu
Infografis
Trump: Kebakaran Los...
Trump: Kebakaran Los Angeles Lebih Parah dari Serangan Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved