Harga minyak menguat jelang pertemuan OPEC

Selasa, 03 Desember 2013 - 20:55 WIB
Harga minyak menguat...
Harga minyak menguat jelang pertemuan OPEC
A A A
Sindonews.com - Harga minyak global hari ini menguat, menjelang pertemuan negara anggota OPEC dan laporan pertumbuhan ekonomi AS pada kuartal ketiga (Q3) 2013.

Kontrak utama New York, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Januari, bertambah 33 sen menjadi USD94,15 per barel. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk Januari, hanya naik dua sen berdiri di angka USD111,47 per barel pada perdagangan di London.

Ekspektasi semakin tinggi, bahwa 12 negara Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) akan mempertahankan pagu produksi kolektif pada pertemuan di Wina, Swiss, Rabu (4/12/2013) waktu setempat.

"OPEC bertemu besok dan di permukaan tampak cukup santai atas keseimbangan pasokan/permintaan tahun depan," kata David Hufton, analis broker PVM Oil Associates, seperti dilansir dari AFP, Selasa (3/12/2013).

"Akibatnya harapan nol bahwa OPEC akan melakukan perubahan untuk target produksi pada pertemuan mereka pekan ini," tambahnya.

Negara anggota OPEC dari Timur Tengah, Afrika dan Amerika Latin bersama-sama menghasilkan sekitar sepertiga dari minyak mentah dunia dan memiliki batas output 30 juta barel per hari, sedikit di atas produksi saat ini.

"Pasokan dan permintaan berada dalam keseimbangan. Persediaan berada dalam posisi yang baik. Kami berada di harga yang tepat sekarang," ujar Menteri Minyak Arab Saudi, Ali al-Naimi, menjelang pertemuan OPEC.

Saudi menyatakan bahwa harga rata-rata minyak USD100 per barel saat ini memberikan penghasilan yang dapat diterima bagi produsen dan tidak terlalu memberatkan konsumen.

Minyak mentah berjangka telah reli tajam pada Senin, dengan Brent menyentuh puncak pada September USD112,34 setelah data manufaktur dua konsumen utama dunia, Amerika Serikat dan China optimis.

"Peningkatan datang dari data ekonomi positif China dan Amerika Serikat, menunjukkan bahwa prospek permintaan cerah di kedua negara konsumen minyak paling penting tersebut," kata analis Commerzbank, dalam sebuah catatan.

"Hebatnya, harga minyak mampu melepaskan diri dari perdebatan kebijakan moneter ultra-ekspansif Fed AS," tambahnya.

Sebaliknya, pasar saham utama Eropa merosot pada Selasa karena data AS yang solid memicu pembicaraan baru, bahwa Federal Reserve bisa segera mulai melakukan tapering off stimulus ekonomi.

Pedagang juga pekan ini akan fokus pada data utama AS, di mana PDB Amerika kuartal ketiga dijadwalkan akan dirilis pada Kamis (5/12/2013), dan laporan nonfarm payrolls untuk November, Jumat (6/11/2013).

Ini akan memberikan rekomendasi bagi Komite Pasar Terbuka Federal, pengatur kebijakan bank sentral AS, yang dijadwalkan akan bertemu pada 17 Desember mendatang, untuk membahas kelanjutan kebijakan moneter.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Hadirkan Beragam Inovasi Engineering Melalui PINDEX 2026
19 menit yang lalu
Ika Unpad Luncurkan...
Ika Unpad Luncurkan Forum Ekonomi Hijau, Dorong Transformasi Nasional
40 menit yang lalu
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
1 jam yang lalu
IHSG Berakhir Menguat...
IHSG Berakhir Menguat usai Libur Panjang, Hari Ini Sentuh Level 6.195
2 jam yang lalu
Jangan Lewatkan Penawaran...
Jangan Lewatkan Penawaran Umum Obligasi dan Sukuk Ijarah Global Mediacom Tahap II Tahun 2026!
3 jam yang lalu
Ekspor April 2026 Melesat...
Ekspor April 2026 Melesat 21,98% Tembus Rp449.6 Triliun, Ini Penopangnya
3 jam yang lalu
Infografis
Head to Head Indonesia...
Head to Head Indonesia vs Vietnam Jelang Final AFF U-23 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved