Rupiah sore ini berakhir di level Rp11.986/USD
Rabu, 04 Desember 2013 - 16:38 WIB
Rupiah sore ini berakhir di level Rp11.986/USD
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sore ini masih terdepresiasi seiring memerahnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg sore ini berakhir di level Rp11.986/USD atau melemah 98 poin dari penutupan Selasa (3/12/2013) di level Rp11.888/USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.948/USD. Adapun, posisi rupiah terkuat hari ini berada di level Rp11.933/USD dan terlemah di level Rp12.018/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI hari ini di level Rp11.960/USD atau terdepresiasi 130 poin dibandingkan penutupan hari sebelumnya di level Rp11.830/USD.
Data yahoofinance mencatat, mata uang domestik sore hari ini di level Rp11.980/USD, dengan kisaran harian Rp11.885-12.015/USD. Posisi ini melemah 95 poin dibanding penutupan sore kemarin di level Rp11.885/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas mencatat bahwa rupiah hari ini ditutup pada level Rp11.983/USD atau melemah 95 poin dibanding hari sebelumnya di level Rp11.888/USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini tertekan pelemahan IHSG yang terjadi sejak awal perdagangan pagi tadi. Selain itu, semakin meningkatnya ekspektasi terhadap makin dekatnya the Fed akan melakukan pemangkasan stimulus mendorong penguatan dolar terhadap rupiah.
"The Fed yang akan melakukan penyesuaian terhadap program stimulusnya mendorong naiknya dolar terhadap rupiah hari ini," kata dia, Rabu (4/12/2013).
Namun, masuknya Bank Indonesia ke pasar valuta asing (valas) berhasil meredakan tekanan terhadap rupiah. Pasalnya, rupiah siang tadi sempat jatuh ke level Rp12.000/USD.
Sementara IHSG sore ini anjlok 47,46 poin atau 1,11 persen ke level 4.241,30. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp4,18 triliun dengan 5,76 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp67,42 miliar. Tercatat sebanyak 94 saham naik, 146 saham melemah dan 118 saham stagnan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg sore ini berakhir di level Rp11.986/USD atau melemah 98 poin dari penutupan Selasa (3/12/2013) di level Rp11.888/USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.948/USD. Adapun, posisi rupiah terkuat hari ini berada di level Rp11.933/USD dan terlemah di level Rp12.018/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI hari ini di level Rp11.960/USD atau terdepresiasi 130 poin dibandingkan penutupan hari sebelumnya di level Rp11.830/USD.
Data yahoofinance mencatat, mata uang domestik sore hari ini di level Rp11.980/USD, dengan kisaran harian Rp11.885-12.015/USD. Posisi ini melemah 95 poin dibanding penutupan sore kemarin di level Rp11.885/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas mencatat bahwa rupiah hari ini ditutup pada level Rp11.983/USD atau melemah 95 poin dibanding hari sebelumnya di level Rp11.888/USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini tertekan pelemahan IHSG yang terjadi sejak awal perdagangan pagi tadi. Selain itu, semakin meningkatnya ekspektasi terhadap makin dekatnya the Fed akan melakukan pemangkasan stimulus mendorong penguatan dolar terhadap rupiah.
"The Fed yang akan melakukan penyesuaian terhadap program stimulusnya mendorong naiknya dolar terhadap rupiah hari ini," kata dia, Rabu (4/12/2013).
Namun, masuknya Bank Indonesia ke pasar valuta asing (valas) berhasil meredakan tekanan terhadap rupiah. Pasalnya, rupiah siang tadi sempat jatuh ke level Rp12.000/USD.
Sementara IHSG sore ini anjlok 47,46 poin atau 1,11 persen ke level 4.241,30. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp4,18 triliun dengan 5,76 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp67,42 miliar. Tercatat sebanyak 94 saham naik, 146 saham melemah dan 118 saham stagnan.
(rna)