BI yakin rupiah tak akan tembus Rp13.000/USD
Kamis, 05 Desember 2013 - 15:53 WIB
BI yakin rupiah tak akan tembus Rp13.000/USD
A
A
A
Sindonews.com - Bank Indonesia (BI), memperkirakan nilai tukar rupiah yang sekarang sudah mencapai Rp12.000/USD tidak akan terus terpuruk hingga Rp13.000/USD.
Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi Moneter BI, Solikin M Juhro mengatakan, meski terus mengalami pelemahan signifikan, namun nilai tukar rupiah masih relatif aman sesuai kondisi fundamentalnya.
"Ini awal tahun ada penyesuaian kembali ke siklusnya, sebenarnya masih oke-oke saja," ujar Solikin di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (5/12/2013).
Kendati demikian, pihaknya tetap meminta agar seluruh pihak tetap waspada terhadap melemahnya rupiah karena sudah ada penyesuaian oleh pasar keuangan. "Di samping itu isunya bukan hanya tapering off, tapi kita tetap harus waspada," imbuhnya.
Selain itu, dia berharap agar bauran kebijakan BI dapat bersinergi dengan paket-paket kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah. "Seperti Loan To Value (LTV) kendaraan bermotor dampaknya ada, tapi kebijakan memang tidak bisa sendiri-sendiri," pungkasnya.
Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi Moneter BI, Solikin M Juhro mengatakan, meski terus mengalami pelemahan signifikan, namun nilai tukar rupiah masih relatif aman sesuai kondisi fundamentalnya.
"Ini awal tahun ada penyesuaian kembali ke siklusnya, sebenarnya masih oke-oke saja," ujar Solikin di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (5/12/2013).
Kendati demikian, pihaknya tetap meminta agar seluruh pihak tetap waspada terhadap melemahnya rupiah karena sudah ada penyesuaian oleh pasar keuangan. "Di samping itu isunya bukan hanya tapering off, tapi kita tetap harus waspada," imbuhnya.
Selain itu, dia berharap agar bauran kebijakan BI dapat bersinergi dengan paket-paket kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah. "Seperti Loan To Value (LTV) kendaraan bermotor dampaknya ada, tapi kebijakan memang tidak bisa sendiri-sendiri," pungkasnya.
(izz)