OCBC NISP optimis jaga pertumbuhan kredit

Kamis, 05 Desember 2013 - 16:04 WIB
OCBC NISP optimis jaga...
OCBC NISP optimis jaga pertumbuhan kredit
A A A
Sindonews.com - Bank OCBC NISP optimistis mampu menjaga kinerja kredit pada kisaran 17 persen pada 2014, kendati Bank Indonesia (BI) telah menaikkan suku bunga acuan menjadi 7,5 persen.

Direktur Bank OCBC NISP, Rama P Kusumaputra mengatakan, kendati Bank Indonesia telah menerbitkan suku bunga acuan (BI Rate) menjadi 7,5 persen, namun pihaknya tetap optimistis kinerja kredit tetap terjaga dengan target pertumbuhan 15-17 persen.

Optimisme tersebut didasarkan pada prospek debitur serta ekspansi OCBC NISP menggarap segmen usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

"Walaupun BI berupaya mengerem kinerja kredit, tapi kami prediksi permintaan pembiayaan di 2014 akan meningkat seiring momen pemilihan umum. Momen tersebut dipastikan menaikkan minat debitur melakukan pinjaman modal usaha seiring naikkanya konsumsi masyarakat," kata Rama di Bandung, Kamis(5/12/2013).

Di sisi lain, Bank OCBC tetap mempertahankan penyesuaian suku bunga kredit antara 0,25 hingga 1 persen. Kenaikan suku bunga kredit OCBC NISP ditekan pada kisaran 11-12 persen dari nilai bunga tahun lalu pada kisaran 10-11 persen. Kenaikan tersebut diharpakan tidak terlalu membebani pelaku usaha.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hei Milenial, Nabung...
Hei Milenial, Nabung Mulai Rp20.000 Bisa Jadi Miliarder Saat Pensiun
Bank OCBC NISP Gelar...
Bank OCBC NISP Gelar RUPST
Bank OCBC NISP Bagi...
Bank OCBC NISP Bagi Dividen Tunai Rp72 per Saham
OCBC Luncurkan Hasil...
OCBC Luncurkan Hasil Riset Financial Fitness Index 2025
OCBC NISP Raih Laba...
OCBC NISP Raih Laba Rp791 Miliar di 2019
Bank OCBC NISP Catat...
Bank OCBC NISP Catat Laba Bersih Rp791 Miliar di Kuartal I
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
2 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
9 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
9 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved