IHSG berpotensi melanjutkan pelemahan

Jum'at, 06 Desember 2013 - 08:43 WIB
IHSG berpotensi melanjutkan...
IHSG berpotensi melanjutkan pelemahan
A A A
Sindonews.com - Semakin membaiknya data ekonomi Amerika Serikat (AS) semakin memperkuat spekulasi akan segera dilakukannya tapering off yang diperkirakan berimbas negatif pada laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada beberapa hari perdagangan termasuk hari ini.

Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang mengatakan, Produk Domestik Bruto (PDB) AS kuartal III/2013 tumbuh 3,6 persen, lebih tinggi dari konsensus ekonom yang memperkirakan GDP tumbuh 3 persen dan merupakan pertumbuhan GDP tercepat sejak kuartal 1/2012.

Di sisi lain, lebih sedikitnya pekerja AS yang mengajukan klaim baru untuk unemployment benefit yang secara tidak terduga turun hanya sebesar 23.000 pekerja, sehingga total menjadi 298.000 pekerja menjadi faktor pendorong Dow Jones kembali turun.

"Dow Jones turun di hari ke-5 sebesar 68,26 poin (043 persen) ditutup di level 15.821.51 disertai naiknya The Vix sebesar 2,59 persen ditutup di level 15,08 ditengah turunnya data US factory order bulan Oktober sebesar 0,9 persen," kata Edwin, Jumat (6/12/2013).

Dengan adanya sentimen-sentimen tersebut, menurut Edwin, bukan tidak mungkin IHSG menggenapkan pelemahannya kembali pada perdagangan terakhir pekan ini.

"Saya memperkirakan IHSG berpotensi kembali turun dalam perdagangan Jumat ini merujuk kejatuhan Dow Jones tersebut," prediksi Edwin.

Selain itu, Edwin mengatakan, sentimen lainnya USD yang tetap bercokol kuat atas rupiah di level Rp11.950 membuat IHSG tidak berkutik. Apalagi kondisi tersebut terjadi di tengah kembali naiknya harga minyak Nymex sebesar 0,19 persen ditutup di harga USD97,38, nikel naik 0,74 persen dan timah menguat 1,1 persen.

"Rentang IHSG hari ini berada di kisaran 4.175-4.247. Pola three black crows terbentuk atas IHSG mengindikasikan bearish continuation (pelemahan lanjutan)," tutur Edwin.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IHSG Tidak Terbendung,...
IHSG Tidak Terbendung, Pagi Ini Dibuka Terus Menguat ke Level 6.018
Lanjutkan Penguatan...
Lanjutkan Penguatan di Pagi Hari, IHSG Sentuh Level 6.085
Tembus USD16,54 Miliar,...
Tembus USD16,54 Miliar, Ekspor Desember 2020 Tertinggi Sejak 2013
Bergerak Dua Arah, IHSG...
Bergerak Dua Arah, IHSG Akhir Pekan Ditutup Melemah ke Level 6.104
Suku Bunga Acuan BI...
Suku Bunga Acuan BI Bakal Dirilis, Ramalan IHSG Bergerak Terbatas
IHSG Kehabisan Tenaga,...
IHSG Kehabisan Tenaga, Terkoreksi 2,38 Poin di Akhir Sesi
Berita Terkini
Elnusa Petrofin Salurkan...
Elnusa Petrofin Salurkan Perdana Biosolar B50 untuk Sektor Industri
26 menit yang lalu
Singapura Mulai Proyek...
Singapura Mulai Proyek Raksasa Lawan Kenaikan Permukaan Laut
32 menit yang lalu
M2P Fintech Dorong Industri...
M2P Fintech Dorong Industri Keuangan Perkuat Sistem Anti-Fraud Berbasis AI
54 menit yang lalu
Intip Kontribusi Vokasi...
Intip Kontribusi Vokasi Sampoerna Karya Bangsa untuk Cetak SDM Unggul
1 jam yang lalu
Said Iqbal Minta Pajak...
Said Iqbal Minta Pajak JHT Dihapus bagi Seluruh Penerima
1 jam yang lalu
Sinergi Berkelanjutan,...
Sinergi Berkelanjutan, bank bjb Dukung Percepatan Program Rumah Layak Huni melalui BSPS 2026
1 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved