Wall Street koreksi lagi dipicu spekulasi tapering off

Jum'at, 06 Desember 2013 - 08:56 WIB
Wall Street koreksi...
Wall Street koreksi lagi dipicu spekulasi tapering off
A A A
Sindonews.com - Indeks di Wall Street pada Kamis waktu setempat berakhir minus untuk kelima kalinya secara berturut-turut dipicu variatifnya data ekonomi Amerika Serikat (AS), sehingga memberi kekhawatiran terhadap pelaku pasar terhadap rencana pemangkasan stimulus (tapering off) The Fed.

Produk Domestik Bruto (PDB) tahunan AS tumbuh 3,6 persen pada kuartal III tahun ini di atas proyeksi ekonomi sebesar 3 persen dan tercepat sejak kuartal I/2012. Sementara data jumlah klaim baru pengangguran AS secara tak terduga turun pekan lalu.

Para pelaku pasar sedang berspekulasi apakah data ekonomi tersebut akan cukup kuat membuat The Fed segera memangkas pembelian obligasinya. Pasalnya, Bank Sentral AS menyatakan akan memangkas stimulus jika ekonomi memenuhi target.

"Persepsi yang berkembang bahwa Fed akan melakukan pemangkasan stimulus lebih awal daripada yang diperkirakan mungkin membuat pasar dan investor cemas beberapa saat. Namun, kami pikir ini adalah bullish untuk saham dan koreksi ini adalah kesempatan membeli," kata Kepala Analis Aasar Joseph Gunnar & Co Clark Yingst seperti dilansir Reuters, Jumat (6/12/2013).

Semalam, indeks Dow Jones berakhir turun 68,26 poin atau 0,43 persen menjadi 15.821,51; indeks S&P 500 jatuh 7,78 poin atau 0,43 persen menjadi 1.785,04 dan Nasdaq melemah 4,84 poin atau 0,12 persen menjadi 4.033,17.

Sebanyak 64 persen saham yang diperdagangkan di New York Stock Exchange ditutup melemah, sedangkan 52 persen saham yang terdaftar di Nasdaq berakhir di teritori negatif.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Menteri Dody Akui Mutasi...
Menteri Dody Akui Mutasi Pejabat PU, Tapi Tepis karena Bocornya Surat Perjalanan ke AS
30 menit yang lalu
Sering Kena Zonk & Trauma...
Sering Kena Zonk & Trauma Promo PHP Saat Belanja Online? Resep Ini Dijamin Bikin Happy
59 menit yang lalu
Purbaya Tepis Main-main...
Purbaya Tepis Main-main soal Tarik Ulur Dana SAL Rp400 Triliun di Bank BUMN
1 jam yang lalu
Mengulik Pemicu Fenomena...
Mengulik Pemicu Fenomena Financial Anxiety dan Lipstick Effect di Tengah Tekanan Ekonomi
2 jam yang lalu
BCA Perkuat Platform...
BCA Perkuat Platform Digital, Transaksi Nasabah Melalui Kanal Digital Tembus 99,8%
2 jam yang lalu
Koperasi Boleh Kelola...
Koperasi Boleh Kelola Tambang, Menkop Ferry: Sebaiknya Bukan Kopdes Merah Putih
2 jam yang lalu
Infografis
Putin Isyaratkan Rudal...
Putin Isyaratkan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia akan Gempur Ukraina Lagi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved